Kemenag Tangsel Minta Seluruh Tempat Hiburan di Bulan Puasa Tutup

Kemenag Tangsel Minta Seluruh Tempat Hiburan di Bulan Puasa Tutup, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kemenag Tangsel Minta Seluruh Tempat Hiburan di Bulan Puasa Tutup, Berita175

Kemenag Tangsel Minta Seluruh Tempat Hiburan di Bulan Puasa Tutup, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kemenag Tangsel Minta Seluruh Tempat Hiburan di Bulan Puasa Tutup, 175, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kemenag Tangsel Minta Seluruh Tempat Hiburan di Bulan Puasa Tutup

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangsel, Agus Salim.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangsel, Agus Salim.

TRUSTKOTACOM TANGSEL – Diperbolehkanya, tempat hiburan beroperasi pada bulan ramadhan jika fasilitas hotel bintang di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), mendapat tanggapan dari Kementerian Agama, setempat. Kemenag Tangsel, berharap pemerintah daerah menutup seluruh tempat hiburan.

“Menurut saya tempat hiburan malam di Kota Tangsel agar ditutup semua. Sangat tak pantas jika di bulan suci ada tempat hiburan yang beroperasi, termasuk hiburan yang masuk dalam kategori fasilitas hotel bintang,” ungkap  H. Agus Salim, Kepala Kantor Kementerian Agama, Tangsel, Jumat (12/06/2014).

Meski demikian, menurutnya, kebijakan boleh beroprasi tidaknya tempat hiburan di bulan puasa menjadi kewenangan intansi yang ada di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel.

“Lihat saja nanti bagaimana ketentuan yang dikeluarkan oleh Pemkot Tangsel bagi tempat hiburan di bulan puasa. Alangkah baiknya memang tak ada satupun yang buka,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah tempat hiburan yang merupakan fasilitas hotel bintang di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), boleh beroperasi. Yang tidak boleh beropasi tempat hiburan yang bukan fasilitas hotel bintang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangsel, Azhar Syam’un membenarkan hal tersebut. Draf dalam koordinasi dengan Majlis Ulama Indonesia (MUI), Dinas Parawisata, Kepolisian Polres Jakarta Selatan (Jaksel) dan Tangerang serta Badan Narkotika Nasional (BNN), pada Hari Rabu (04/06/2014), hasilnya demikian.

“Namun itu baru draf saja. Rapat finalnya dengan walikota nanti bisa saja berubah. Misalnya, tempat hiburan yang merupakan fasilitas hotel juga tidak beroperasi  selama bulan puasa nanti,” ungkapnya kepada trustkota.com, siang ini.

Dalam draf hasil rapat koordinasi tersebut, tempat hiburan yang merupakan fasilitas hotel boleh beroperasi dengan waktu yang ditentukan. Jam beroperasi hiburan fasilitas hotel dari Pukul 21.00 WIB Sampai Pukul 24.00 WIB. (Dri)