Keluarga Sindikat Curanmor di Tangerang Diringkus Polisi

Keluarga Sindikat Curanmor di Tangerang Diringkus Polisi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Keluarga Sindikat Curanmor di Tangerang Diringkus Polisi, Berita413

Keluarga Sindikat Curanmor di Tangerang Diringkus Polisi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Keluarga Sindikat Curanmor di Tangerang Diringkus Polisi, 413, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Keluarga Sindikat Curanmor di Tangerang Diringkus Polisi

IMG-20141201-00043

TANGERANG TRUSTKOTA - Jajaran Satreskrim Polres Kota Tangerang, berhasil mengungkap sindikat Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor). Yang mengejutkan dalam pengungkapan kali ini, ternyata dari empat pelaku yang ditangkap, tiga diantaranya adalah satu keluarga. Mereka terdiri dari Ayah, anak dan paman.

Empat pelaku yang berhasil ditangkap adalah DS (42), AJ (20), HI (21) dan SN (20). Dua diantaranya terpaksa dihadiahi timah panas dibagian kakinya lantaran berusaha melarikan diri saat ditangkap.

Kasat Reskrim Polres Kota Tangerang, Kompol Aris Triyunarko mengatakan, pengungkapan itu bermula dari laporan masyarakat. Pada saat itu, Senin 24 November 2014, sekitar pukul 17.00 WIB, Tim Unit IV Ranmor Polres Kota Tangerang yang sedang melakukan pemantauan ke Wilayah Kecamatan Kronjo mendapat informasi bahwa di wilayah tersebut ada dua orang yang dicurigai telah melakukan pencurian sepeda motor.

Berbekal informasi tersebut, kemudian polisi melakukan pemantauan. Dan sekitar pukul 20.00 WIB petugas mengamankan dua orang yang berinisial SN dan HI.

“Setelah dilakukan interogasi dan penggeledahan, petugas mendapati satu buah kunci T dari saku celana SN. Dari keterangan keduanya, mereka mengaku bahwa benar telah melakukan pencurian sepeda motor di wilayah Pasar Kemis, bersama satu rekan lainya berinisial JI yang kini masih buron,” ungkap Kompol Aris, Senin (01/12/2014).

Kedua tersangka mengaku, motor hasil curiannya tersebut sudah diserahkan kepada AJ untuk dijual kepada DS. Selanjutnya, polisi melakukan pengembangan dan berhasil menangkap AJ dan DI yang merupakan ayah dan anak.

“AJ dan DI ditangkap pada 25 November di wilayah Sepatan,” terang Aris.

Dari tangan para tersangka, polisi berhasil mengamankan sembilan Unit kendaran sepeda motor berbagai merek, satu set kunci T, satu lembar STNK dan dua buah kunci kontak sepeda motor merek Honda.

“Dari keterangan para tersangka, diketahui mereka sudah melakukan aksinya sebanyak 20 kali di wilayah Tangerang Raya dan Jakarta,” paparnya.

Guna proses penyidikan lebih lanjut, kini ke empat tersangka harus mendekam di tahanan Polres Kota Tangerang. Atas perbuatanya, para tersangka akan dijerat Pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.(Cun)