Kejati Banten Tahan Tersangka Dugaan Korupsi Program Drainase

Kejati Banten Tahan Tersangka Dugaan Korupsi Program Drainase, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kejati Banten Tahan Tersangka Dugaan Korupsi Program Drainase, Berita676

Kejati Banten Tahan Tersangka Dugaan Korupsi Program Drainase, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kejati Banten Tahan Tersangka Dugaan Korupsi Program Drainase, 676, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kejati Banten Tahan Tersangka Dugaan Korupsi Program Drainase

ilustrasi
ilustrasi

TRUSTKOTACOM-Setelah penangkapan Tubagus Caheri Wardana, Banten kembali dihebohkan dengan penahanan Ratu Irma Suryani oleh Kejaksaan Tinggi Banten, dalam dugaan kasus Korupsi  Program Peningkatan Drainase Primair, Kali Parung, Kota Serang di Satuan Kerja Pengembangan Penyehatan Lingkungan Pemukiman (PPLP) Banten, Kementerian Pekerjaan Umum, Tahun Anggaran 2012 sebesar Rp 5 miliar.

Penahanan dilakukan oleh Kejati, Kamis (10/10/2013),sekitar pukul 10.30 WIB, pagi.  Ratu Irma Suryani, salah seorang pengusaha, di banten yang diduga memiliki kedekatan dengan penguasa.

Menurut Kasi Penkum dan Humas Kejati Banten Yopi Rulianda, penahanan Ratu Irma Suryana, ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Serang. “Alasan penahanan yang kami lakukan untuk mempercepat proses penyidikan. Alasan lainnya karena dihawatirkan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti,” kata  Yopi.

Menurut Yopi, sebelumnya, dalam kasus ini Kejati Banten telah menahan dua orang tersangka lainya, yakni Kepala Satker PPLP Banten Tatang Hidayat dan pengusaha dari PT Ciboleger berinisial HJP. Dalam kasus ini, negara telah dirugikan sebesar Rp 2 miliar.

Menurut Yopi, Ratu Irma Suryana baru dilakukan penahanan, karena tersangka sebelumnya sakit, sehingga tidak datang memenuhi panggilan penyidik. Ratu Irma ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini, karena telah menerima sejumlah uang proyek yang dikerjakan oleh PT Ciboleger.

Saat disinggung apakah Kejati Banten menahan tersangka ini, karena terpengaruh pasca adanya penahanan Tubagus Chaeri Wardana, hal itu langsung dibantah oleh Yopi. “Tidak benar itu, penyidik Kejati Banten baru menahan, kan karena dia (tersangka) sakit setelah ditetapkan menjadi tersangka,” ujar dia. (teg)