Kejari Rangkasbitung Endapkan Dugaan Penyimpangan Dana BSM

Kejari Rangkasbitung Endapkan Dugaan Penyimpangan Dana BSM, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kejari Rangkasbitung Endapkan Dugaan Penyimpangan Dana BSM, Berita441

Kejari Rangkasbitung Endapkan Dugaan Penyimpangan Dana BSM, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kejari Rangkasbitung Endapkan Dugaan Penyimpangan Dana BSM, 441, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kejari Rangkasbitung Endapkan Dugaan Penyimpangan Dana BSM

Aktivis Embun Ketika Melaporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana BSM oleh BJB Cabang Rangkasbitung ke Kejaksaan
Aktivis Embun Ketika Melaporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana BSM oleh BJB Cabang Rangkasbitung ke Kejaksaan

LEBAK TRUSTKOTA – Kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari), Rangkasbitung dipertanyakan. Pasalnya, hingga saat ini pihak Kejaksaan setempat belum melakukan tindakan, terkait laporan dugaan penyimpangan kebijakan pengelolaan dana Bantuan Siswa Miskin (BSM), di Kabupaten Lebak, Tahun Anggaran 2013  yang dilakukan BJB cabang Rangkasbitung.

” Kami heran ada apa ya dengan aparat Kejaari Rangkasbitung ini, kok sampai  saat ini belum ada tindaklanjut atas  dugaan pemotongan dana BSM oleh BJB Cabang Rangkasbitung. Padahal kami sudah lama melaporkan kasus ini ke kejaksaan tersebut ,” Ujar aktivis Elemen Mahasiswa untuk Banten (Embun) Agus Indar Alamsyah, kemarin.

Dalam kasus ini, kata Agus, kejaksaan harus benar-benar mengedepankan kepentingan hukum. Sebab, sambung Agus pemerintah sedang memberantas orang-orang atau pihak-pihak yang dianggap melanggar hukum.

” Sampai kapanpun dan semuanya jelas  kami akan terus kawal  kasus BSM di BJB ini. Kalau sampe tidak diproses, kami akan laporankan ke Kejati ,” kata Agus.

Sekedar diketahui, terkait dengan dana BSM tersebut, aktivis Embun beberapa waktu lalu mendatangi Kejari Rangkasbitung. Mereka melaporkan dugaan penyimpangan dana BSM oleh pihak BJB Cabang Rangkasbitung.

Pada tahun 2013 BJB Cabang Rangkasbitung, diberikan kepercayaan sebagai bank yang melakukan pencairan dana BSM untuk sekitar 108.000 siswa di Kabupaten Lebak.

Dalam kebijakannya BJB Cabang Rangkasbitung mewajibkan setiap penerima dana BSM menyisakan saldo direkeningnya sebesar Rp 25.000 per siswa.

Dengan demikian itu artinya dana saldo BSM yang mengendap di BJB saat ini mencapai sekitar Rp 2,7 miliar. Meski demikian pihak BJB membantah dana BSM tersebut sengaja diendapkan sebab adanya direkening masing-masing siswa.

BJB juga berkilah penyimpanan saldo BSM di rekening siswa itu merupakan bentuk pendidikan gemar menabung.(Yaris)