Kejari Komitmen Tuntaskan Dugaan Korupsi di RS Adjidarmo

Kejari Komitmen Tuntaskan Dugaan Korupsi di RS Adjidarmo, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kejari Komitmen Tuntaskan Dugaan Korupsi di RS Adjidarmo, Berita814

Kejari Komitmen Tuntaskan Dugaan Korupsi di RS Adjidarmo, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kejari Komitmen Tuntaskan Dugaan Korupsi di RS Adjidarmo, 814, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kejari Komitmen Tuntaskan Dugaan Korupsi di RS Adjidarmo

Rumah sakit Adjidarmo Rangkasbitung,
Rumah sakit Adjidarmo Rangkasbitung,

TRUSTKOTACOM-Setelah mendapat desakan dari mahasiswa, Kejari Rangkasbitung, angkat bicara soal dugaan korupsi pada program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) dan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda), di Rumah Sakit Adjidarmo, Rangkasbitung, sebesar Rp 12 Miliar pada tahun 2011-2012.

Menurut, Kasi Intelijen, Kejari Rangkasbitung, Eko Baroto, perkara Jamkesmas di RSUD Adjidharmo, menjadi komitmen Kejari dalam penegekan hukum. Kejari akan menuntaskan perkara tersebut.

“Perkara itu, saat ini tengah dalam proses penyelidikan di Pidana Khusus (Pidsus). Tinggal menunggu hasil dari koordinasi dengan BPK-P Provinsi¬† Banten. Kita menunggu audit kerugian negara dalam perkara tersebut,,” ungkapnya.

Desakan mahasiswa kepada kejari dengan cara melakukan unjuk rasa di depan Gedung Kejari Rangkasbitung, Kamis (28/11/2013). Dengan menggunakan pengeras suara dalam aksi demonya, para mahasiswa ini mendesak Kejari mengusut tuntas dugaan korupsi tersebut.

Mereka menilai, hasil Audit Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi (BPK-P), atas anggaran dua program kesehatan tersebut dapat menjadi modal Kejari melaksanakan tugasnya dalam memberantasn korupsi.

“Hasil audit BPK-P jelas penggunaan ada kejanggalan atas anggaran Jamkesmas maupun Jamkesda itu. Kasus ini pernah diproses kejari, tapi kenapa sampai saat ini tidak ada hasil dari proses penanganan yang dilakukan kejari,” tegas Amir, korlap aksi. (ade)