Kejari Selidiki Pungli Sertifikasi Guru Agama

Kejari Selidiki Pungli Sertifikasi Guru Agama, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kejari Selidiki Pungli Sertifikasi Guru Agama, Berita995

Kejari Selidiki Pungli Sertifikasi Guru Agama, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kejari Selidiki Pungli Sertifikasi Guru Agama, 995, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kejari Selidiki Pungli Sertifikasi Guru Agama

Ilustrasi
Ilustrasi

TRUSTKOTACOM  -  Dugaan Pungutan Liar (Pungli), dalam proses pendataan dan menebusan sertifikasi guru Pendidikan Agama Islam (PAI), sebesar dua juta delapan ratus (Rp 2.8juta) di kantor Kementran Agama (Kemenag) Pandeglang, tengah diselidiki Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang.

“Benar dugaan pungli itu tengah kita selidiki. Kalau memang  terbukti melakukan pungli tersebut, maka itu sudah masuk dalam tindakan KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme),”  kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pandeglang, Sitti Ratnah, Sabtu (16/02/2013).

Menurutnya,  untuk saat ini, pihaknya telah memerintahkan Kepala Seksi Inteljen untuk melakukan mengumpulkan bahan keterangan (full baket) terkait adanya dugaan pungli tersebut.

“Ya, untuk menindaklanjuti informasi dugaan adanya pungli itu, kami telah mendapat informasi dari  pemberitaan masyarakat dan media massa. Dan secepatnya kami menindaklanjutiproses hukumnya. Kalau ada info terbaru bisa kabari kami,” tandasnya.

Ratnah juga mengaku bahwa  dirinya sudah mendelegasikan informasi dugaan ungli itu kepada  Kepala Seksi Intelenjen (Kasi Intel) untuk mengumpulkan bahan keterangan (baket). “Tunggu saja hasilnya nanti, kami masih mengumpulkan data full baket, dan sudah ada di bagian intel,” pungkasnya.

Seperti diketahui,  Sekrataris Jendral Forum Komunikasi Lembaga Swadaya Masyarakat (FK LSM) Kabupaten Pandeglang, Aap Aptadi meminta pihak yang berwajib mengusut dugaan pungli dalam sertifikasi terhadap  518 guru agama dan PAI sebesar Rp.2,8juta, dengan rincian Rp 300ribu untuk adminitrasi testing ke Jakarta dan yang Rp.2,5juta, untuk penebusan sertifikasi kelulusan. (Mor)