Kecamatan Panongan Genjot Perekaman E-KTP

Kecamatan Panongan Genjot Perekaman E-KTP, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kecamatan Panongan Genjot Perekaman E-KTP, Berita281

Kecamatan Panongan Genjot Perekaman E-KTP, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kecamatan Panongan Genjot Perekaman E-KTP, 281, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kecamatan Panongan Genjot Perekaman E-KTP

Sejumlah warga melakukan perekaman E-KTP di Kec Panongan (JD Marhaendra/trustkota. com)
Sejumlah warga melakukan perekaman E-KTP di Kec Panongan (JD Marhaendra/trustkota. com)

TRUSTKOTA TANGERANG— Pemerintah Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang mencatat hingga kini masih ada 3.746 orang yang belum perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP).

Hal itu memicu kecamatan tersebut menggenjot pelayanan guna menekan angka tersebut. Salah satu caranya yakni memberikan sosialisasi dan membuka pelayanan akhir pekan (Sabtu-Minggu).
“Kami perkirakan ada sekitar 3.746 warga yang belum perekaman E-KTP. Itu sudah termasuk siswa yang masuk usia 17 tahun di bulan September kemarin,” ungkap Camat Panongan Prima Saras Puspa, Senin (11/12/2017).

Papar Prima, pelayanan Sabtu dan Minggu dilakukan agar warga yang belum melakukan perekaman untuk segera mungkin. Agar bisa mempergunakan untuk berbagai kebutuhan. “Jumlah penduduk di Kecamatan Panongan berkisar 160.000 jiwa dan tersebar di 7 desa dan 1 kelurahan,”

Dalam upaya agar warga melakukan perekaman,  Prima menjelaskan,  sudah sering dilakukan mulai dari sosialisasi, himbauan lewat spanduk dan lainnya. “Bahkan dalam acara PHBI juga kami sampaikan, termasuk dalam rapat koordinasi dengan para Kades ataupun Sekdes,” terangnya.

Disamping upaya tersebut, Prima mengungkapkan berbagai hambatan yang terjadi. Diantaranya seperti alat perekam sidik jari yang rusak hingga tidak memiliki server. Termasuk ada virus atau jaringan yang kerap off line.

“Kemudian memang kesadaran warga untuk melakukan perekaman E-KTP masih sangat rendah. Ada juga yang baru perekaman saat butuh, semisal untuk membuat BPJS, karena sedang sakit,” tandasnya.

Kasi Pelayanan Kecamatan Panongan Abdul Khair menambahkan, selama hari Sabtu dan Minggu pelayanan E-KTP juga dibuka sejak Novemer 2017 yang lalu.

“Sejak 16 November hingga hari Minggu tanggal 10 Desember sudah 640 orang yang melakukan perekaman. Sedangkan dalam sehari rata-rata ada sekitar 30 sampai 40 warga yang melakukan perekaman, ” pungkasnya. (joe)