Kebanjiran, 4.556 Orang di Kecamatan Periuk Tangerang Mengungsi

Kebanjiran, 4.556 Orang di Kecamatan Periuk Tangerang Mengungsi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kebanjiran, 4.556 Orang di Kecamatan Periuk Tangerang Mengungsi, Berita640

Kebanjiran, 4.556 Orang di Kecamatan Periuk Tangerang Mengungsi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kebanjiran, 4.556 Orang di Kecamatan Periuk Tangerang Mengungsi, 640, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kebanjiran, 4.556 Orang di Kecamatan Periuk Tangerang Mengungsi

Korban banjir ketika di eksekusi agar mengungsi di posko pengungsian
Korban banjir ketika di eksekusi agar mengungsi di posko pengungsian

PERIUK,TRUSTKOTA – Sejumlah wilayah di Kota Tangerang terendam banjir parah. Di Kecamatan Periuk misalnya, ada sembilan Rukun Warga (RW) yang terkena banjir.

Ketinggian banjir bervarisai dari 1 sampai 3,5 meter. Akibatnya, ribuan orang di yang tinggal di sembilan RW tersebut terpaksa mengungsi lantaran rumah mereka kebanjiran.

“Sebanyak 4.556 jiwa dari 1082 Keluarga mengungsi di empat lokasi pengungsian sementara,” kata Camat Periuk, Syamsul Bahri, Selasa (10/02/2015).

Menurut Syamsul, total sembilan RW yang kebanjiran tersebut berada di empat titik yaitu, Perumahan Total Persada, Perumahan Purati, Perumahan Almanda dan Kelurahan Gembor. Yang paling parah adalah RW 07 Perumahan Total Persada.

“Sebanyak 1082 Kepala Keluarga (KK) tersebut mengungsi di empat lokasi. Di Mesjid Al Mujahirin Sebanyak 350 KK, di SDN Total Persada sebanyak 400 KK. Sedangkan sisanya di Posyandu dan Balai RW,” terangnya.

Bahkan , sambung Samsul,guna membantu masyarakat yang terkena dampak banjir, pemerintah setempat sudah menyiapkan Posko Banjir dan dapur umum disetiap pengungsian sementara.

“Posko Banjir dan dapur umum sudah didirikan lengkap dengan segala kebutuhan masyarakat yang terkena dampak banjir. Dalam penanggulangan bencana banjir ini kami juga dibantu oleh pihak TNI dan Polri,” jelasnya.

Sementara, Kasdim 0506/Tangerang,  Mayor Kavaleri Sigit Priyo Utomo didampingi Danramil Jatiuwung, Kapten Inf Jauhari mengatakan, guna membantu warga yang menjadi korban banjir di wilayah Kecamatan Periuk, jajaran Kodim 0506/Tangerang sudah menerjunkan sebanyak 50 personil ke lokasi banjir.

“Selain mendirikan Posko Banjir dan dapur umum, kami juga menurunkan lima perahu karet untuk membantu korban banjir,” ujarnya. (Cun)