Kawanan Perampas Motor Sadis Diringkus Polisi

Kawanan Perampas Motor Sadis Diringkus Polisi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kawanan Perampas Motor Sadis Diringkus Polisi, Berita278

Kawanan Perampas Motor Sadis Diringkus Polisi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kawanan Perampas Motor Sadis Diringkus Polisi, 278, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kawanan Perampas Motor Sadis Diringkus Polisi

polsek cipondoh

TRUSTKOTACOM – Kawanan spesialis perampas sepeda motor sadis, yang kerap melakukan aksinya dengan tindak kekerasan, Senin (21/10/2013) malam, diringkus jajaran Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Cipondoh, Kota Tangerang.

Kawanan perampok yang  masing-masing bernama, Achmad Sukendar alias Ompong (21), Wahyu Mulya (19), Tanzilal alias Tatan (17), Slamet Aryadi (25), Fadli Agnata (19), Reza Syahputra (20) serta 1 orang penadahnya bernama Irwan Noor (57) itu, diringkus di 3 TKP berbeda.

Kapolsek Cipondoh Komisaris Polisi (Kompol) Suyono menjelaskan, modus yang kerap dilakukan kawanan tersebut, adalah dengan cara memepet, menodong serta melukai korbannya dengan Senjata Tajam (Sajam), sebelum merampas motor korban.

“Melihat dari modus yang mereka lakukan, kami anggap ini adalah sangat sadis. Dan mereka juga terbilang digolongkan masih sangat muda-muda,” katanya, di Mapolsek Cipondoh, Rabu (23/10/2013).

Kapolsek mengungkapkan, kawanan perampok tersebut diringkus dari tida Tempat Kejadian Perkara (TKP) diwilayah Cipondoh. Lalu, mengembang ke berbagai wilayah, khususnya di wilayah Tangsel dan Depok.

“Di wilayah hukum Cipondoh, yakni dilingkungan Alam Sutra dan Kunciran, lalu mengembang ke wilayah Pondok Aren, Pamulang, bahkan hingga ke Sawangan Depok,” ungkapnya.

Kapolsek menambahkan, meski para tersangka belum dapat  dinyatakan sebagai kelompok geng motor, namun mereka tergabung dalam sebuah komunitas yang bernama Lio Atas Comunity (LAC).

“Ya, mereka tergabung dalam sebuah komunitas bernama Lio Atas Comunity (LAC). Namun kami sendiri tidak tahu komunitas apa dan dimana lokasi itu,” tukasnya.

Sementara, Kanit Reskrim Cipondoh Iptu Abdul Jana mengatakan, dari pengakuannya, uang hasil penjualan motor rampasan itu mereka gunakan untuk berfoya-foya. “Uang hasil penjualan motornya, mereka pakai untuk nyawer artis dangdutan,” pungkasnya.

Dari penangkapan itu, petugas mengamankan, 3 bilah Sajam jenis golok, 1 bilah pisau lipat bergagang almunium, 1 unit sepeda motor Honda Vario B-5068 LAC, 1 unit sepeda motor Honda Beat B-2412 LAC, 1 buah handphone merk Blackberry, 1 buah handphone merk Nokia, 1 buah handphone merk Samsung serta 1 buah tabung gas Elpiji ukuran 12 kg. (ges)