Kawal Penetepan UMK, Buruh Tangerang Geruduk Kantor Disnaker

Kawal Penetepan UMK, Buruh Tangerang Geruduk Kantor Disnaker, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kawal Penetepan UMK, Buruh Tangerang Geruduk Kantor Disnaker, Berita793

Kawal Penetepan UMK, Buruh Tangerang Geruduk Kantor Disnaker, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kawal Penetepan UMK, Buruh Tangerang Geruduk Kantor Disnaker, 793, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kawal Penetepan UMK, Buruh Tangerang Geruduk Kantor Disnaker

IMG00813-20131106-1116(1)

TRUSTKOTACOM – Ratusan buruh yang tergabung dalam Komite Aksi Buruh Tangerang (Kabut) Bergerak, Rabu (06/11/2013),  kembali menggeruduk kantor Dinas Tenaga kerja (Disnaker) Kota Tangerang.

Aksi kali ini adalah tidak lain untuk mengawal penetapan Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) yang akan dilakukan pada hari ini.

“Kami datang ke kantor Disnaker, untuk mengawal penetapan UMK yang dilakukan pada hari ini,” kata Poniman, koordinator aksi buruh dari Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI).

Menurutnya, rata-rata pengeluaran kebutuhan para buruh di semua Kota/Kabupaten selalu lebih tinggi jika di bandingkan dengan UMK nya.

“UMK sekarang ini sesungguhnya hanya berlaku bagi buruh yang masih berstatus lajang. Dan besaran UMK belum dapat memenuhi kebutuhan hidup layak buruh serta jauh dari pengeluaran real buruh,” tukasnya.

Para buruh juga menilai, bahwa dampak dari politik upah murah adalah melestarikan dan memperpanjang rantai kemiskinan bagi para kaum buruh.

Seperti diberitakan sebelumnya, beberapa waktu lalu buruh menggelar aksi mogok nasional dengan turun ke jalan. Dalam orasinya, buruh menuntut kenaikan UMK tahun 2014 menjadi sebesar Rp. 3,7 juta serta penghapusan sistem kerja kontrak dan pencabutan Inpres No.9 tahun 2013. (ges)

Ratusan Buruh dalam Komite Aksi Buruh Tangerang (Kabut) Bergerak kembali mendatangi kantor Dinas Tenaga kerja (Disnaker) Kota Tangerang, Rabu (6/11/2013).

Aksi buruh kali ini, untuk mengawal penetapan Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) yang dilakukan pada hari ini.

“Kami sengaja datang ke Disnaker untuk bersama-sama mengawal penetapan UMK yang dilakukan pada hari ini,” ujar Poniman, koordinator aksi buruh dari Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI).

Menurutnya, bahwa rata-rata pengeluaran ril buruh di semua Kota/Kabupaten selalu lebih tinggi jika di bandingkan dengan UMK nya, karena UMK tersebut sesungguhnya hanya berlaku bagi buruh dengan status lajang. Baca juga: Pembunuhan Nenek di Gading Serpong Murni Perampokan.

“Besaran UMK belum dapat memenuhi kebutuhan hidup layak buruh dan jauh dari pengeluaran riil buruh. Agar dapat bertahan, buruh harus melakukan penghematan kebutuhan pokok dan hidup dalam lingkaran hutang,” ujarnya. Baca juga: DPRD Tangsel Proses PAW Mas’ud Andi Sudrajat.

Paniman juga meilai, bahwa dampak dari politik upah murah adalah melestarikan dan memperpanjang rantai kemiskinan bagi para kaum buruh. Baca juga: Airin: Proyek Jalan Ciater Dilanjutkan 2014.

Diketahui, beberapa hari lalu buruh telah menggelar aksi mogok nasional dengan turun ke jalan. Dalam orasinya, buruh menuntut upah tahun 2014 naik menjadi sebesar Rp. 3,7 juta, penghapusan sistem kerja kontrak dan pencabutan Inpres No.9tahun 2013.

Selengkapnya Buruh Kepung Disnaker Kota Tangerang | Kabar6.Com by www.kabar6.com