Kasus Perbudakan Pabrik Kuali Dilimpahkan ke Kejari Tigaraksa

Kasus Perbudakan Pabrik Kuali Dilimpahkan ke Kejari Tigaraksa, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kasus Perbudakan Pabrik Kuali Dilimpahkan ke Kejari Tigaraksa, Berita291

Kasus Perbudakan Pabrik Kuali Dilimpahkan ke Kejari Tigaraksa, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kasus Perbudakan Pabrik Kuali Dilimpahkan ke Kejari Tigaraksa, 291, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kasus Perbudakan Pabrik Kuali Dilimpahkan ke Kejari Tigaraksa

IMG-20130830-00389

TRUSTKOTACOM – Berkas kasus dugaan praktik perbudakan buruh pabrik kuali milik Yuki Irawan di Desa Lebak Wangi, Sepatan Timur, Jum’at (30/08/2013), dinyatakan lengkap (P21).

Penyidik Kepolisian  Resor Kota Tangerang langsung melimpahkan berkas kasus tersebut ke penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tigaraksa.

“Ya, Hari ini berkas kasus Yuki Irawan sudah dinyatakan lengkap atau P21 dan kami serahkan kepada pihak kejaksaan untuk diproses ke pengadilan,” kata Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Irfing Jaya, kepada wartawan.

Menurutnya, bersamaan dengan pelimpahan berkas kasus tersebut, pihaknya juga menyerahkan kelima tersangka, yaitu Yuki Irawan (41 tahun), NN (25 tahun), SN (34 tahun), RJ (34), dan TS (35) beserta alat buktinya.

“Alat bukti yang diserahkan diantaranya mesin bubut, tungku masak limbah, gayung panjang, cetak panci serta belasan panci berbagai ukuran,” terangnya.

Kapolres menambahkan, penyelidikan kasus tersebut, setidaknya memakan waktu hingga empat bulan, yang terhitung sejak bulan Mei hingga Agustus 2013.

Untuk diketahui, Yuki Irawan dan empat tersangka lain yang merupakan kaki tangannya tersandung hukum setelah dua pekerja pabrik bernama Andi Gunawan dan Junaedi berhasil melarikan diri.

Kedua buruh itu, kemudian melaporkan tindak perbudakan buruh yang berlangsung di pabrik kuali milik Yuki tersebut. Dari pengaduan kedua buruh itulah, polisi kemudian membongkar kejahatan Yuki. (tmn/ges)