Kasus Gizi Buruk Banten Peringkat Ke-3 Setelah NTT dan Jawa Timur

Kasus Gizi Buruk Banten Peringkat Ke-3 Setelah NTT dan Jawa Timur, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kasus Gizi Buruk Banten Peringkat Ke-3 Setelah NTT dan Jawa Timur, Berita444

Kasus Gizi Buruk Banten Peringkat Ke-3 Setelah NTT dan Jawa Timur, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kasus Gizi Buruk Banten Peringkat Ke-3 Setelah NTT dan Jawa Timur, 444, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kasus Gizi Buruk Banten Peringkat Ke-3 Setelah NTT dan Jawa Timur

gizi buruk

TRUSTKOTACOM SERANG – Pemerintah Pusat telah menetapkan Provinsi Banten, mendapatkan peringkat ke-3 terbanyak dalam kasus gizi buruk secara nasional. Berdasarkan data yang diperoleh,  bayi dibawah usia lima tahun (Balita) di Banten mencapai 50. 092 orang.

Kepala Seksi (Kasi) Pengelola Program Gizi Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten, Andi Suhardi, membenarkan bahwa banten peringkat ke-3 terbanyak setelah Nusa Tengara Timur (NTT) dan Jawa Timur.

Menurutnya, gizi buruk disebabkan oleh beberapa faktor seperti, kurangnya akses untuk pangan bergizi, kurangnya pelayanan kesehatan untuk ibu dan anak, termasuk ibu dalam menyiapkan makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) serta kurangnya akses terhadap sarana kesehatan sanitasi dan penyediaan air bersih.

“Penanganan gizi buruk ini perlu dukungan dan kerjasmaa semua pihak, bukan saja oleh Dinas Kesehatan saja, akan tetapi Dinas Bina Marga dan Tata Kerja (DBMTR). Dari sisi sarana dan prasana akses menuju   tempat pelayanan kesehatan, Sumber Daya Air dan Pemukiman (DSDAP)  untuk mempermudah mendapatkan air bersih,” ujarnya, Senin (03/06/2014)

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten, dari total balita yang mengalami gizi sebanyak 50. 092 terdiri dari kurang gizi 45. 438 dan gizi buruk  4. 654 orang. Secara rinci, jumlah kurang gizi dan gizi buruk di Kabupaten Tangerang sebanyak 10. 352 (terdiri dari kurang gizi 9. 198 dan gizi buruk 1. 154 orang).

Kota Cilegon sebanyak 1. 776 (terdiri dari kurang gizi 1. 599 dan gizi buruk  177), Kabupaten Lebak sebanyak 8. 519 (terdiri dari kurang gizi 8. 086 dan gizi buruk  433 balita), Kabupaten Serang 10. 713 (terdiri dari kurang gizi 10. 483 dan gizi buruk 230 balita). Kota Tangerang 10. 283 (terdiri dari kurang gizi 8. 974 dan gizi buruk 1. 309 orang).

Kabupaten Pandeglang 3. 802 (terdiri dari kurang gizi 3. 246 dan gizi buruk 556), Kota Serang 2. 608 (terdiri dari kurang gizi 2. 000 dan gizi buruk 608), Kota Tangerang Selatan 2. 039 (terdiri dari kurang gizi 1.852 dan gizi buruk 187 orang). (mbc)

HipnoGasm 250 x 250

Berita Terkait