Karyawan PT Chingluh Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Ambon

Karyawan PT Chingluh Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Ambon, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Karyawan PT Chingluh Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Ambon, Berita660

Karyawan PT Chingluh Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Ambon, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Karyawan PT Chingluh Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Ambon, 660, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Karyawan PT Chingluh Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Ambon

TRUSTKOTA – Seorang karyawan PT Victory Chingluh Indonesia, bernama Fransiskus Sulistio (30) ditemukan tewas tergantung di sebuah pohon yang berada di area pabrik di Jalan Raya Otonom RT 03/04, Desa Suka Asih, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Selasa (14/4/2015).

 

Pria warga Kampung Kebon Kelapa RT 05/04, Desa Pasar Kemis, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang tersebut tergantung dengan seutas tali di pohon ambon setinggi sekitar enam meter.

 

Penemuan mayat ini pun menggerkan karyawan PT Victory Chingluh dan warga di sekitar lokasi kejadian. Belum diketahui secara pasti penyebab Sulistio nekad mengahiri hidupnya dengan cara gantung diri.

 

Informasi yang dihimpun, mayat korban pertama kali ditemukan oleh salah seorang Satpam di pabrik yang memproduksi sepatu merek Nike tersebut sekitar pukul 06. 00 WIB.

 

Mayat ditemukan dalam posisi tergantung disebuah pohon dengan terjerat tali dilehernya. Saat itu, kondisi mayat sudah membiru dan lidahnya menjulur.  Penemuan mayat tersebut kemudian dilaporkan ke Kepolisian.

 

Kapolsek Pasar Kemis, Kompol Afroni Sugiarto membenarkan adanya penemuan mayat yang tergantung di sebuah pohon di area PT Viktory Chingluh tersebut. 

 

“Setelah mendapat laporan, kita langsung terjun ke lokasi dan melakukan evakuasi,” kata Kompol Afroni.

 

Menurutnya, dari hasil pemeriksaan sementara kuat dugaan korban tewas akibat bunuh diri. Saat ini, lanjut Afroni, penyebab korban nekat bunuh diri masih dalam penyelidikan polisi.

 

“Jenazah korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang. Kasus ini masih kita selidiki,” pungkasnya. (Cun)