Karantina Bandara Musnahkan Ribuan Barang Sitaan Ilegal

Karantina Bandara Musnahkan Ribuan Barang Sitaan Ilegal, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Karantina Bandara Musnahkan Ribuan Barang Sitaan Ilegal, Berita804

Karantina Bandara Musnahkan Ribuan Barang Sitaan Ilegal, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Karantina Bandara Musnahkan Ribuan Barang Sitaan Ilegal, 804, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Karantina Bandara Musnahkan Ribuan Barang Sitaan Ilegal

ages

TRUSTKOTACOM – Ribuan barang sitaan seperti sayuran, bangkai hewan serta daging olahan ilegal dimusnahkan Balai Besar Karantina Pertanian Soekarno-Hatta, Senin (15/04/2013). Barang-barang tersebut dimusnahkan lantaran tidak memiliki dokumen dan mengidap bakteri berbahaya.

Menurut Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan Balai Besar Karantina Soekarno-Hatta Zainal Abidin, sedikitnya ada 15 jenis sayur dan buah ilegal dari beberapa negara yang dimusnahkan.

“Ada lima belas sayur dan buah seperti kimci, mix vegetables, gingseng, tanaman hias, bibit cabe kering, bibit bunga tanaman hias, akar tanaman, bibit sayuran, sayuran segar, jeruk, beras, benih dan daun menta, cabe kering, buah dan jagung giling, dan sayuran buah,” ujar Zainal.

Zainal juga menambahkan, mayoritas jenis sayuran, buah dan bibit ini berasal dari negara Asia seperti Korea Selatan, Singapura, Hongkong, Cina, Taiwan, dan Yemen. Namun Selain sayuran, ada pula jenis bunga yang dikatakan masuk pada kategori langka. Seperti bunga anggrek dan corn seed, keduanya berasal dari Belanda dan Turki

“Semua barang tersebut diselundupkan ke Indonesia secara ilegal, karena tidak dilengkapi dengan dokumen resmi. Untuk bunga corn seed, saat diuji laboratorium, ternyata tidak bebas dari organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) atau bakteri, jika masuk ke Indonesia dapat merusak produksi pertanian jagung hampir 40 persen,” paparnya.

Selain itu Zainal juga mengatakan, adapula jenis sitaan hasil bahan makanan yang masuk ke Indonesia seperti ceker ayam, daging bebek, nasi daging, daging ham dan daging babi olahan. “Untuk sitaan bahan makanan berasal dari negara seperti Cina, Hongkong, Taipei, Korea, dan Taiwan,” tambah Zainal.

Pemusnahan ini didasarkan UU No. 16/1992 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan serta Peraturan Pemerintah No 14/2001 tentang karantina tumbuhan. (ges)