Kapolsek Wanasalam di Laporkan ke Propam Polda Banten

Kapolsek Wanasalam di Laporkan ke Propam Polda Banten, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kapolsek Wanasalam di Laporkan ke Propam Polda Banten, Berita601

Kapolsek Wanasalam di Laporkan ke Propam Polda Banten, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kapolsek Wanasalam di Laporkan ke Propam Polda Banten, 601, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kapolsek Wanasalam di Laporkan ke Propam Polda Banten

Ilustrasi
Ilustrasi

TRUSTKOTACOM – Fron Pendamping Masyarakat (FPR) secara resmi melaporkan Kapolsek Wanasalam ke propam polda Banten terkait aksi dugaan pengrusakan oleh para demonstran yang merupakan warga dari 13 desa yang berada di Kecamatan Wanasalam.

FPR menilai jumlah personil yang diturunkan untuk mencegah aksi demo itu hanya 60 personil polisi, sehingga aksi anarkis para pendemo tidak bisa diantisipasi petugas. Padahal sebelumnya sudah ada surat pemberitahuan bahwa aksi demo pada Senin (01/04/2013) itu, paling sedikit 100 masa dari satu desa.

“Kami menganggap kapolsek tidak cermat dan tidak propesional dalam menjalankan tugasnya, maka dari itu kami melaporkan kejadian ini langsung ke Propam Polda Banten,” kata Agus Rukban ketua umum FPR  kepada wartawan, Selasa (02/04/2013).

Akibat aksi tersebut lanjut Agus, plang papan nama FPR dan antena parabola hancur dirusak masa pendemo dan sekertariat nyaris dibakar. Pihaknya menduga ada hasutan atau propokator pendemo yang tidak suka terkait FPR melaporkan kepada kepolisian terkait ada beberapa kepala Desa di Kecamatan Wanasalam yang memungut biaya kepada masyarakat pembuatan akta tanah melalui program Prona yang seharusnya tidak dipungut biaya.

“Kami menduga aksi ini ada kaitannya dengan laporan yang kami buat kepada kepolisian dan beberapa kepala desa tidak menerima dengan yang kita lakukan yakni melaporkan ke pihak yang berwajib,” terang Agus.

Terkait laporan FPR kepada Propam Polda Banten Kapolsek Wanasalam Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ahmad Jahuri, mengatakan seminggu sebelum aksi tersebut pihaknya sudah melakukan upaya mediasi dengan memanggil kedua belah pihak, tapi pihak FPR tidak ada yang datang bahkan sampai aksi tersebut, terkait pengamanan kami sudah melakukan sesuai dengan prosedur dan telah melaporkan terkait akan ada aksi ke Polres Lebak.

“Itu hak mereka, mau melapor kemana pun, yang jelas sebelumnya saya mencoba untuk melakukan mediasi dan islah, kami sudah menempuh berbagai cara dan pengamanan sudah sesuai prosedur,” katanya. (yar)