Kapolsek Balaraja Bantah Anggotanya Aniaya Sahrudin

Kapolsek Balaraja Bantah Anggotanya Aniaya Sahrudin, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kapolsek Balaraja Bantah Anggotanya Aniaya Sahrudin, Berita763

Kapolsek Balaraja Bantah Anggotanya Aniaya Sahrudin, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kapolsek Balaraja Bantah Anggotanya Aniaya Sahrudin, 763, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kapolsek Balaraja Bantah Anggotanya Aniaya Sahrudin

Sahrudin (31), warga Kampung Katileng, RT 003/001, Desa Talog, Kecamatan Kresek, korban salah tangkap atas tuduhan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor), nampak masih menjalani perawatan intensif di RSUD Tangerang.
Sahrudin (31), warga Kampung Katileng, RT 003/001, Desa Talog, Kecamatan Kresek, korban salah tangkap atas tuduhan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor), nampak masih menjalani perawatan intensif di RSUD Tangerang.

TRUSTKOTACOM – Dugaan penganiayaan terhadap Sahrudin (31) warga Katileng, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, oleh anggota Polsek Balajaraja,  di bantah  Kapolsek Balaraja, Komisaris Polisi (Kompol) Dodi Prawiranegara.

Menurut Kapolsek, tidak benar jika anak buahnya menyiksa Sahrudin. Pada saat itu, katanya, polisi justru berusaha menolong korban dari amukan massa yang melakukan aksi main hakim.

“Tidak benar itu, justru petugas yang tiba dilokasi membantu mengamankan dia (korban) dari ratusan massa yangg tengah menghakimi dia. Jadi keadaannya memang diaa sudah dikormas oleh warga sebelum polisi datang,” kata Kapolsek, Senin (23/09/2013), saat dihubungi www.trustkota.com, melalui telepon selulernya.

Kapolsek menambahkan, saat korban berada di Mapolsek Balaraja pun, pihak keluarga korban mendampinginya. Kapolsek membantah adanya penyiksaan seperti apa yang diceritakan keluarga korban. “Keluarga korban pun ada di Polsek, jadi mana mungkin kami melakukan hal itu,” jelasnya.

Sementara itu ditempat terpisah, Edy Sanjaya, adik korban  mengaku tengah berada di Mapolresta Tangerang, untuk melaporkan peristiwa tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Sahrudin (31), warga Kampung Katileng, RT 003/001, Desa Talog, Kecamatan Kresek, dituduh mencuri motor milik keluarga Asmad seorang penghulu yang tinggal diwilayah  Kampung Kubang, Desa Suka Sari, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang.

Tidak lama kemudian, beberapa petugas Polsek Balaraja yang tiba ke lokasi diduga langsung mengintrogasi korban disalah satu ruangan rumah dimana dirinya bertamu.

“Ceritanya,  pada sabtu sore sekitar jam 5, kakak diajak mengantar temannya yang bernama Muslik, ke rumah temannya di Balaraja. Sampai disitu tau-tau di samperin orang yang tidak lama habis kehilangan motor,” kata Edy.

Lanjut Edy, ciri-ciri kakaknya berdasarkan kepercayaan ritual mistik dan ciri-cirinya sama persis dengan kakaknya.  Mereka  menuduh kakaknya mencuri sepeda motor.

” Tidak lama kemudian, datang 4 petugas polisi Polsek Balaraja, langsung mengintrogasinya, di kamar teman Muslik ini, sebelum selanjutnya dibawa ke Mapolsek Balaraja,” kata Edy Sanjaya, di RSUD Tangerang. (ges)