Kapolres Perintahkan Propam Periksa Oknum Polisi Pencaci Maki Wartawan

Kapolres Perintahkan Propam Periksa Oknum Polisi Pencaci Maki Wartawan, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kapolres Perintahkan Propam Periksa Oknum Polisi Pencaci Maki Wartawan, Berita369

Kapolres Perintahkan Propam Periksa Oknum Polisi Pencaci Maki Wartawan, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kapolres Perintahkan Propam Periksa Oknum Polisi Pencaci Maki Wartawan, 369, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kapolres Perintahkan Propam Periksa Oknum Polisi Pencaci Maki Wartawan

Komentar Kapolresta Tangerang Irman Sugema di grup Pewarta Reskab Tangerang-Trustkota/dok WA
Komentar Kapolresta Tangerang Irman Sugema di grup Pewarta Reskab Tangerang-Trustkota/dok WA

TANGERANG TRUSTKOTA- Kapolresta Tangerang Kombes Pol Irman Sugema angkat bicara terkait kericuhan antara oknum anggotanya dengan sejumlah wartawan di Mapolresta Tangerang, Rabu (30/3/2016).

Kapolres mengatakan, dirinya sudah memerintahkan Propam Polresta Tangerang untuk memeriksa oknum polisi yang bertugas di Unit PPA Polresta Tangerang.

“Teman-teman Media, permasalahan tadi sudah Saya tugaskan Kasi Propam untuk memeriksa dan mendalami kasus tersebut. “Sehingga menjadi terang,” tulis Kapolresta Tangerang Kombes Pol Irman Sugema digrup WhatsApp (WA) bernama Pewarta Reskab Tangerang yang beranggotakan sejumlah wartawan.

Lanjut Kapolres, oknum polisi tersebut akan diberikan sanksi atas kejadian tersebut. “Dan akan diberikan sangsi menunggu hasil pemeriksaan di Propam,” tulisnya.

Terpisah, Kasi Propam Polresta Tangerang AKP Manguji Sagala mengatakan, pihaknya akan bergerak secepatnya untuk memeriksa oknum polisi yang bersitegang dengan wartawan.

“Dia kan sudah meminta maaf. Tapi, jangan khawatir, Propam akan melakukan pemeriksaan dan pembinaan secara internal serta memberikan sanksi pada sidang disiplin,” terang Sagala kepada trustkota.com.

Lanjut Sagala, dirinya juga menyayangkan atas sikap oknum polisi tersebut. “Sekecil apapun pelanggaran. Propam akan melakukan pemeriksaan,” tukasnya.

Perlu diketahui, sempat terjadi kericuhan saat sejumlah wartawan hendak meliput warga yang melakukan pelaporan kasus dugaan pencabulan atas nama SM (15) bersama ayahnya HR.

HR yang mengaku dicabuli pelatih sepakbolanya di SSB, di wilayah Binong Kecamatan Curug hendak melaporkan kasus yang menimpa anaknya. Namun selalu ditolak petugas PPA Polresta Tangerang dengan alasan visum tutup.

Selain itu, salah satu oknum polisi berisial TR di Unit PPA juga malah memaki-maki wartawan yang hendak meliput. (joe)