Kades di Kabupaten Tangerang Diminta Waspadai Gerakan ISIS

Kades di Kabupaten Tangerang Diminta Waspadai Gerakan ISIS, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kades di Kabupaten Tangerang Diminta Waspadai Gerakan ISIS, Berita790

Kades di Kabupaten Tangerang Diminta Waspadai Gerakan ISIS, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kades di Kabupaten Tangerang Diminta Waspadai Gerakan ISIS, 790, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kades di Kabupaten Tangerang Diminta Waspadai Gerakan ISIS

IMG_20140916_093656

PANONGAN TRUSTKOTA – Seluruh Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Tangerang diminta untuk mewaspadai kemungkinan masuknya pengaruh paham Isalmic State of Iraq and Syiria (ISIS) di wilayah setempat. Dengan melakukan pemantauan dan cegah dini.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tangerang, Osman Jayani dalam acara sosialisasi Kewaspadaan tehadap bahaya laten Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial Budaya, (Ipoleksosbud) yang diikuti 100 orang Kepala Desa se-Kabupaten tangerang.

Acara dengan tema ‘mewaspadai timbulnya bahaya pham/ ideologi ISIS untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan NKRI’ itu diselenggarakan di Islamic Center, Citra Raya, Kecamatan Panongan, Senin (12/10/2014).

Dalam sambutanya Jayani mengatakan, berkembangnya penyebaran fahan dan idiologi ISIS di berbagai daerah dapat berpotensi menimbulkan pengaruh negatif terhadap idiologi Pancasila, kebhinekaan dan mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Untuk itu, ia meminta kepada para tokoh masyarakat se Kabupaten Tangerang agar turut aktiv dalam meminimalisir berkembangnya paham tersebut karena tidak sesuai dengan idiologi pancasila dan UUD 1945.

“Suburnya gerakan radikal di kalangan remaja dan pelajar yang dapat mewujudkan proses kaderisasi sistematis, untuk itu perlu adanya peran serta tokoh masyarakat melawan gerakan ideologi tersebut,” paparnya.

Menurut Jayani, dilaksanakannya sosialisasi tersebut bagi pemerintah Desa, karena keberadaan pemerintahan Desa merupakan lini terdepan dalam sistem dan struktur pemerintahan. (Cun/Dik)