Kades Di Lebak Diminta Segera Lunasi PBB

Kades Di Lebak Diminta Segera Lunasi PBB, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kades Di Lebak Diminta Segera Lunasi PBB, Berita122

Kades Di Lebak Diminta Segera Lunasi PBB, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kades Di Lebak Diminta Segera Lunasi PBB, 122, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kades Di Lebak Diminta Segera Lunasi PBB

TrustKota.com
TrustKota.com

LEBAK,TRUSTKOTA- Sejumlah kepala desa di Kabupaten Lebak kebingungan. Pasalnya, mereka diminta segera melunasi Pajak Bumi dan Bangun. (PBB) di masing-masing desanya, terutama bagi mereka yang desanya masih belum melunasi PBB -nya hingga saat ini.

” Tadi kami barusan rapat dengan Pemkab dan DPPKAD dalam rapat tersebut para kepala desa diminta segera melunasi PBB-nya. Dan jujur saja kami merasa kebingungan, sebab belum genap satu minggu setelah dilantik jadi kades, kami diharuskan segera melunasi PBB, dari mana uangnya. Sementara disini kami ini baru beberapa hari saja sebagai kepala desa, ” Ujar Asma Sutisna Kades Kadurahayu, Kecamatan Bojongmanik di Rangkasbitung, Kamis (10/9/2015).

Umumnya, kata Asma para kepala desa mengaku dan merasa kebingungan dengan kebijakan Pemkab yang mendesak para kepala desa untuk segera melunasi PBB dimasing-masing desanya. Padahal, sambung Asma, umumnya para kepala desa yang belum genap seminggu dilantik ini, selama proses pencalonan Pilkades serentak telah banyak mengeluarkan uang. Itu artinya, kata Asma jangankan untuk bisa melunasi PBB, untuk kebutuhan opersioanal desa dan kehidupannya sehari-hari saja boleh dikatakan agak kesulitan.

” Ya, kalau Pemkab mau memberikan kebijakan pinjaman dana talangan sih, tentunya kami sangat berterima kasih . Tapi kalau memang tidak bisa ,kami minta pelunasan PBB ini jangan dibatasi waktu dengan waktu dua minggu, tapi waktu nya lebih ¬†panjang, yaitu sebulan atau dua bulan, ” ¬†Katanya.

Sebagai kepala desa yang baru menjabat, kata Asma, pihaknya bekerja pembenahan kedalam dulu. Hal itu dimaksudkan agar kinerja aparat desa yang dibawah komandonya bisa lebih optimal.

” Kami ini umumnya, bekerja dalam masa orientasi dulu. Sebab kalau kami-kami, khususnya kepala desa yang baru menjabat belum punyaa pengalaman dan perlu banyaka bertanya dan belajar. Tapi alangkah bingungnya ketika rapaat dengan Pemkab kami diminta segera melunasi PBB. Meski demikian kami akan berupaya semaksimal mungkin ” Katanya.

Sementara itu Kepala DPPKD Kabupaten Lebak Rina Dewiyanti membenarkan, pihaknya telah melakukan rapat dengan para kepala desa, dengan agenda bahasan soal PBB, dan yang membukan rapat tersebut Sekda Kabupaten setempat.

” Ya, kita informasikan kepada par kepala desa, agar mereka segera melunasi PBB -nya. Sebab batas waktu pelunasan pajak yaitu per 300 September, lebih dari tanggal ini. Itu artinya bagi desa yang belum bisa melunasi PBB-nya akan dikenakan denda, ” Kata Rina.

Sesuai Perda No 6 tahun 2007 tentang pajak daerah kata Rina, pihaknya berharap semua pihaknya yang berkaitan dengan perda tersebut untuk mentaati dan mematuhi peraturan tersebut. Karena itu, sambung Rina, pihaknya sangat meng apresiasi Bupati Lebak dengan melakukan langkah cepat melakukan pelantikan kepala desa. Sehingga para kepala desa masing mempunyai waktu sekitar dua minggu lagi untuk bisa melunasi PBB-nya.

” Tahun ini target PBB kita. 12,4 miliaar dan baru tercapai sekitar 48 persenan. Karena itu saya berharap para kepala desa untuk secepatnya melunasi PBB sebelum jatuh tempo, “tandasnya. (Riz)