Kader Pindah Partai Tak Punya Ideologi

Kader Pindah Partai Tak Punya Ideologi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kader Pindah Partai Tak Punya Ideologi, Berita191

Kader Pindah Partai Tak Punya Ideologi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kader Pindah Partai Tak Punya Ideologi, 191, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kader Pindah Partai Tak Punya Ideologi

Harun Al Rasyid Zain
Harun Al Rasyid Zain

TRUSTKOTACOM – Bendahara Umum DPD II Partai Golkar Kota Tangerang Selatan H. Harun Al Rasyid Zain, SH menegaskan, Partai Golkar tidak melarang kadernya untuk pindah partai lain karena hal itu merupakan hak asasi setiap warga negara yang ingin berpartai. Jum’at (08/02/2013)

Menurut Harun, tidak melarang kader partai untuk menyeberang ke partai lain tersebut merupakan kebijakan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar. Dengan kebijakan seperti itu, kata dia, Partai Golkar akan mengetahui siapa-siapa kader Golkar yang benar-benar memiliki komitmen untuk membesarkan partai.

“Kader yang tetap bertahan di Partai Golkar, adalah kader partai yang memahami ideologi partai, sedangkan mereka yang pindah partai tidak memiliki ideologi sama sekali,” katanya.

Kader partai yang tidak memiliki ideologi, kata Harun, tidak hanya membahayakan kemajuan dan perkembangan partai Golkar sendiri, akan tetapi juga menjadi ancaman bagi cita-cita perjuangan bangsa Indonesia terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sebab kader partai yang demikian itu, ujar Harun, lebih mementingkan kekuasaan ketimbang memperjuangkan kepentingan rakyat secara keseluruhan. “Orang yang pindah-pindah partai itu, merupakan tipe orang yang hanya mengejar kekuasaan, bukan memperjuangkan kepentingan rakyat,” katanya.

Ideologi partai Golkar, kata Harun, sudah sangat jelas yakni Pancasila yang tidak terpisahkan dari Undang-Undang Dasar 1945 yang menjadi dasar negara Republik Indonesia sekaligus menjadi falsafah bangsa. Oleh karena itu, setiap kader Golkar harus berani membela kepentingan rakyat seperti yang diamanatkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

“Siapa pun dan dari manapun asalnya yang coba-coba menentang Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, akan menjadi musuh partai Golkar karena Golkar hanya akan membela dan memperjuangkan kepentingan rakyat sesuai amanah dan cita-cita luhur Pancasila,” katanya.

Sebelumnya, Ketua DPD II Partai Golkar Kota Tangerang Selatan H.M. Kanung sangat menyayangkan sikap kader Partai Golkar yang pindah ke partai lain. “Kader Golkar yang pindah partai lain, itu tidak menjiwai Golkar tapi haus kekuasaan, karena pindah partai sesungguhnya hanya mengejar kekuasaan,” katanya. (Shn)