Kabur Saat Ditangkap, 2 Pelaku Curat Dihadiahkan Timah Panas

Kabur Saat Ditangkap, 2 Pelaku Curat Dihadiahkan Timah Panas, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kabur Saat Ditangkap, 2 Pelaku Curat Dihadiahkan Timah Panas, Berita678

Kabur Saat Ditangkap, 2 Pelaku Curat Dihadiahkan Timah Panas, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kabur Saat Ditangkap, 2 Pelaku Curat Dihadiahkan Timah Panas, 678, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Kabur Saat Ditangkap, 2 Pelaku Curat Dihadiahkan Timah Panas

Para tersangka, saat di Mapolsek Serpong.
Para tersangka, saat di Mapolsek Serpong.

TRUSTOKOTACOM – TA (27), warga Cibinong, Bogor dan JS (42) warga Kavling Serpong, Kabupaten Tangerang Selatan (Tangsel), tersangka Pencurian dengan Pemberatan (Curat) terpaksa harus dilumpuhkan timah panas petugas kepolisian Polsek Serpong, karena berusaha melarikan diri saat ditangkap.

Kedua tersangka itu, ditangkap pada (02/10/2013) sekitar pukul 04.00 WIB, di pinggir Stasiun KRL Serpong.

Kapolsek Serpong, Komisaris Polisi (Kompol) M. Iqbal mengungkapkan, selain menangkap kedua tersangka, petugas juga berhasil mengamankan HR (45), warga Ciparay Jaya, Parung Panjang, Bogor, seorang penadah barang hasil curian tersebut.

“Atas informasi dari warga serta hasil intelijen petugas, kami berhasil mengamankan tersangka TA dan JS dipinggir Stasiun Kereta Api Serpong. Namun kami msih mengejar 1 tersangka lagi berinisial CP (30), warga Lebak Banten,” kata Kapolsek.

Menurutnya, modus yang biasa dipakai para tersangka dalam melanjalankan aksinya adalah beroperasi mencari rumah yang nampak sepi. Dan masing-masing tersangka mempunyai peranannya sendiri-sendiri.

“Untuk CP (DPO) yang tengah kami kejar, berperan sebagai orang yang mencari targetnya dan mengeksekusinya. Sementara 2 tersangka lainnya sebagai yangg mengawasi keadaan disekelilingnya,”¬† terangnya.

Sementara, tersangka TA dan JS mengaku baru pertama kali melakukan aksi ini, lantaran terjepit masalah ekonomi. “Baru ini, karena untuk kebutuhan ekonomi keluarga, untuk beli susu anak,” akunya.

Dari penangkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti 1 unit Laptop, 1 unit Handphone, 1 unit Ipod serta 1 unit Televisi 32 inci.

Atas tindakan itu, para tersangka dapat dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (ges)