Zaki Sambut Baik Munas Kependudukan

Zaki Sambut Baik Munas Kependudukan, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Zaki Sambut Baik Munas Kependudukan, Berita142

IMG-20190912-WA0017

TRUST PAGEDANGAN – Kabupaten Tangerang menjadi tuan rumah dalam acara Musyawarah Nasional ke IV Koalisi Kependudukan Indonesia yang di gelar di ICE BSD, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Kamis (12/9/19).

Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar mengatakan, diadakannya munas kependudukan di Kabupaten Tangerang ini, diharapkan bisa memberikan masukan dan saran kepada Pemerintah Pusat dengan lonjakan pertumbuhan penduduk di Indonesia khususnya di Kabupaten Tangerang yang sangat tinggi karena merupakan daerah urban.

“Saya menyambut baik diadakannya munas kependudukan di Kabupaten Tangerang. Semoga yang menjadi harapan dan cita-cita kita semua dalam munas ini, bisa tercapai dengan baik serta menghasilkan saran kebijakan yang benar-benar dapat dirasakan oleh kita semua khususnya masyarakat,” kata Zaki.

Menurut Ketua Umum Koalisi Kependudukan Indonesia, Dr. Sonny Harry B Harmadi mengatakan, pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi prioritas dalam pembangunan lima (5) tahun kedepan.

Lanjutnya, kenapa SDM menjadi prioritas. Karena Indonesia berada dalam bonus demografi. Presiden Jokowi dalam pidato kenegaraannya, pertama kali menyebut bonus demografi dan syarat  mewujudkan lompatan kemajuan Indonesia adalah dengan cara memanfaatkan bonus demografi.

“Indonesia memiliki potensi yang besar dengan bonus demografi. Kalau bonus demografi di transformasikan menjadi bonus kesejahteraan, maka kita akan mengalami loncatan yang luar biasa. Presiden mengatakan Indonesia  mampu mentransformasi bonus demografi menjadi bonus lompatan kemajuan jika bisa menciptakan SDM unggul,” ujar Sonny saat membuka acara Musyawarah Nasional.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) Republik Indonsia Eko Putro Sanjodjo mengungkapakan, penduduk Indonesia pada tahun 2019 diproyeksikan sekitar 266 juta jiwa. Katanya, salah satu titik waktu yang akan menjadi acuan untuk mencapai kemajuan adalah tahun 2045.

“Tahun 2045, saat itu jumlah penduduk Indonesia diperkirakan berjumlah 318 juta jiwa. Tetapi dengan asumsi angka kelahiran (TFR) mulai tahun 2020 sudah dibawah target 2,1. Kalau Program Keluarga Berencana (KB) berhasil, kita akan mencapai jumlah penduduk sebanyak 318 juta jiwa di tahun 2045,” katanya.

Tetapi kata Eko, jika meleset, perkiraannya bisa mencapai 325 juta sampai 330 juta jiwa. “Ini merupakan tugas kita bersama untuk memastikan bahwa program keluarga berencana bisa berjalan dengan baik,” paparnya. (Her/red)