Jasa Marga Siap Hadapi Arus Mudik Lebaran 2014

Jasa Marga Siap Hadapi Arus Mudik Lebaran 2014, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Jasa Marga Siap Hadapi Arus Mudik Lebaran 2014, Berita349

Jasa Marga Siap Hadapi Arus Mudik Lebaran 2014, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Jasa Marga Siap Hadapi Arus Mudik Lebaran 2014, 349, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Jasa Marga Siap Hadapi Arus Mudik Lebaran 2014

H-7, kendaraan terpadat diprediksi di Gerbang Tol Karang Tengah. Diprediksi volume kendaraan mencapai 1.222.819 kendaraan.
H-7, kendaraan terpadat diprediksi di Gerbang Tol Karang Tengah. Diprediksi volume kendaraan mencapai 1.222.819 kendaraan.

TANGERANG TRUSTKOTA – Pada H-7, PT  Jasa Marga Cabang Jakarta-Tangerang memprediksi kenaikan volume kendaraan saat arus mudik lebaran diperkirakan mencapai 14 persen di banding hari biasanya.

Hal tersebut dikatakan eneral Manager PT Jasa Marga Cabang Jakarta-Tangerang, Sari Purna Warman di kantornya, Jalan MH Thamrin, Kebon Nanas, Kota Tangerang, Jumat (18/07/2014).

Menurutnya, arus arus mudik diprediksi terjadi pada H-7 sampai H-1 lebaran, atau tanggal 21-27 Juli. Untuk volume kendaraan diprediksi meningkat sekitar 14 persen dari hari biasa yang rata-rata sekitar 90.792 kendaraan per hari.

“Arus mudik sendiri diperkirakan merambat naik pada H-4 dan puncaknya pada H-2 atau pada tangal 26 Juli. Sementara arus balik lebaran diperkirakan pada H+2 dan H+3 atau tanggal 2-3 Agustus,” katanya.

Tambahnya,a untuk titik terpadat volume kendaraan berada di pintu tol Karang Tengah. Diprediksi volume kendaraan di sana selama H-7 hingga H-1 mencapai 1.222.819 kendaraan.

Sementara itu, Deputy General Manager Traffict Management  PT Jasa Marga Cabang Jakarta-Tangerang Andrie Kustiawan mengatakan, untuk mengantisipasi penanganan lalu lintas di jalan tol selama arus mudik dan arus balik lebaran, pihaknya telah menyiapkan sejumlah fasilitas.

“Jumlah gardu dibuka selama 24 jam. Penambahan jumlah mobil derek dari 8 unit menjadi 13 unit dan menyiagakan CCTV di 26 titik mulai dri Tomang sampai Bitung,” jelasnya.

Selain itu juga, disediakan pelayanan kesehatan yang berada di tempat istirahat di KM 13,5 jalur B dan KM 14 jalur A. Pelayanan ini disediakan pada H-2, bekerja sama dengan RS Awal Bros dan RS Omni Alam Sutera.

“Jika ada pemudik sakit bisa dirawat di tempat pelayanan. Namun jika tidak bisa ditangani dokter disana,  maka akan dibawa ke rumah sakit terdekat,” jelas Andrie. (Rls/Ky)