Jalan Raya Serang-Balajara Ditanami Pohon Pisang

Jalan Raya Serang-Balajara Ditanami Pohon Pisang, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Jalan Raya Serang-Balajara Ditanami Pohon Pisang, Berita309

Jalan Raya Serang-Balajara Ditanami Pohon Pisang, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Jalan Raya Serang-Balajara Ditanami Pohon Pisang, 309, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Jalan Raya Serang-Balajara Ditanami Pohon Pisang

Jalan Raya Serang-Balajara ditanami pohon pisang oleh warga. Aksi tersebut bentuk kekesalan warga karena jalan tersebut tak kunjung diperbaiki pemerintah.
Jalan Raya Serang-Balajara ditanami pohon pisang oleh warga. Aksi tersebut bentuk kekesalan warga karena jalan tersebut tak kunjung diperbaiki pemerintah.

TRUSTKOTACOM – Kesal karena jalan tak kunjung diperbaiki, ratusan warga menanam pohon pisang di jalan yang berlobang. Tak hanya itu, aksi unjuk rasa warga dari empat desa yakni, Cikande, Jayanti, Sumur Bandung dan Gembong itu melakukan penutupan jalan Raya Serang, tepatnya di pasar Gembong, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Selasa (5/2/2013).

“Jalan ini sudah rusak parah dalam tiga bulan terakhir tapi tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah. Aksi ini sebagai bentuk protes kami atas jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah,” kata Alamsyah, kordinator aksi demo.

Menurut alamsyah yang juga Ketua LSM Gerakan Reformasi Masyarakat (Geram) Banten, akibat jalan rusak tersebut, banyak korban berjatuhan baik pengendara sepeda motor maupun mobil. Pihaknya bersama ratusan warga, lanjut Alamsyah,  mengancam akan terus melakukan aksi serupa, sampai pemerintah melakukan perbaikan jalan Nasional itu.

“Jalan ini sudah menelan banyak korban jiwa. Kami bersama masyarakat akan terus melakukan aksi unjuk rasa ini hingga ke kementrian bahkan Presiden agar pemerintah segera memperbaiki jalan ini ” tambah Alamsyah.

Sudrajat warga setempat mengatakan, karena merasa prihatin dengan kondisi jalan rusak yang kerap menyebabkan kecelakaan, warga sering melakukan pengurukan.

“Pemerintah hanya melakukan perawatan jalan ketika menjelang hari Raya, seterusnya jalan ini tidak pernah mendapatkan perawatan,” katanya.

Akibat aksi penanaman pohon pisang dan penutupan jalan yang dilakukan oleh ratusan warga, jalan Raya Serang, tepatnya di pasar Gembong Balaraja hingga Desa Cikande, mengalami macet total. (cun)