Izin Usaha di Cabut, 3 Tempat Hiburan di Tangsel Nyusul Hotel Venesia

Izin Usaha di Cabut, 3 Tempat Hiburan di Tangsel Nyusul Hotel Venesia, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Izin Usaha di Cabut, 3 Tempat Hiburan di Tangsel Nyusul Hotel Venesia, Berita486

Ilustrasi
Ilustrasi

 

TRUST TANGSEL – Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tangerang Selatan, resmi telah mencabut izin usaha hiburan pada tiga tempat berbeda di Tangerang Selatan, selain izin usaha karaoke dan spa Venesia yang telah digrebek Bareskrim Mabes Polri beberapa waktu lalu.

“Total 4 tempat usaha hiburan yang kita rekomendasikan di cabut, Venesia ( karaoke dan Spa) Masterpiece (Karaoke) Lemon (Massage) dan Matador (Karaoke). Semua itu melanggar PSBB,” terang Kasat Pol PP Kota Tangerang Selatan Mursinah, Selasa (25/8/2020).

Mursinah menegaskan, selama masa perpanjangan PSBB hingga 5 September 2020 mendatang, seluruh tempat usaha hiburan Spa, Karaoke, Bar dan wisata tirta (air) belum dizinkan untuk beroperasi atau mendapat kelonggaran.

“Perpanjang sampai tanggal 5 September 20202. Yang dicabut personal karaoke dan massage karena melanggar PSBB,” kata Mursinah.

Dia menyebutkan, jajaran satpol PP Tangerang Selatan, selalu rutin melakukan pengawasan dan penegakan peraturan Daerah sesuai tugas dan fungsinya.

“Ada PSBB atau tidak, kami penegak perda menjalankan fungsi kami sesuai dengan aturan dan ketentuan. Keliling tujuh kecamatan bersama rt, rw, lurah. Teknis dilapangan, sesuai. Bukan cuma tempat hiburan,” tegas dia.

Mursinah mengaku, pengawasan dan penegakan Perda pada tempat hiburan di Tangerang Selatan, dilakukan secara terus menerus dan berkesinambungan.

“Operasi selalu kami gelar, ada atau tidak ada PSBB. Kalau bicara itu, kami tidak merasa kecolongan, karena kami sudah melakukan operasi di Venesia itu dua kali selama PSBB ini. Tapi pas kita masuk itu area kosong, engga pernah dapat bukti,” katanya.

Menurut dia, lokasi-lokasi usaha hiburan yang direkomendasikan untuk dicabut itu, sebelumnya telah diberikan sanksi mulai dari teguran, peringatan dan segel.

“Kita jalankan semua prosedur itu, sanksinya juga bertahap. Karena membandel yang akhirnya terpaksa harus ducabut,” jelasnya.

Mursinah mengaku, meski sudah 9 kali dilakukan perpanjangan PSBB di Tangerang Selatan, kesadaran masyarakat terkait protokol kesehatan Covid-19 di Tangsel, masih rendah.

“Tingkat kepatuhan masih 80 persen. Kami dihulunya terus berupaya melakukan tindakan-tindakan tegas,” tutupnya.(Kim/ang)