Injak Kepala Muridnya, Polisi Tangerang Usut Video ‘Anak Gema Karya Bangsa’

Injak Kepala Muridnya, Polisi Tangerang Usut Video ‘Anak Gema Karya Bangsa’, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Injak Kepala Muridnya, Polisi Tangerang Usut Video ‘Anak Gema Karya Bangsa’, Berita399

Injak Kepala Muridnya, Polisi Tangerang Usut Video ‘Anak Gema Karya Bangsa’, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Injak Kepala Muridnya, Polisi Tangerang Usut Video ‘Anak Gema Karya Bangsa’, 399, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Injak Kepala Muridnya, Polisi Tangerang Usut Video ‘Anak Gema Karya Bangsa’

Salah satu potong video penganiayaan yang diduga dilakukan oleh oknum Guru di Kabupaten Tangerang. (Ayi/Trustkota com)
Salah satu potong video penganiayaan yang diduga dilakukan oleh oknum Guru di Kabupaten Tangerang. (Ayi/Trustkota com)

TRUSTKOTA TANGERANG – Para Netizen khususnya dunia pendidikan lagi-lagi dihebohkan dengan beredarnya video penganiayaan yang dilakukan seorang guru terhadap muridnya, yang diduga terjadi disalah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di kabupaten Tangerang, Senin, (13/11/2017).

Video dengan durasi 1.25 menit tersebut memperlihatkan seorang murid yang tengah menjalani hukuman push up. Namun, usai ia menjalani hukuman push up tersebut, sang guru tiba-tiba saja memanggil kembali murid tersebut.

“Selesai” ujar sang murid sembari meninggalkan sang guru.

“Hei balik lagi” ujar sang guru yang nampak sibuk memainkan telepon genggamnya.

Pada menit ke 0.22 nampak, sang guru tersebut gusar dan melakukan kekerasan dengan menendang sang murid hingga beberapa kali.

Video tersebut yang berjudul “Anak gema karya bangsa di aniaya” diunggah oleh akun Hilman Abdilah dengan 457 kali dan tiga komentar para Netizen. Pada video tersebut diketahui, SMK Gema Karya Bangsa berada di Cisoka, Tangerang.

“Iya betul itu di Cisoka,” ujar Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Wiwin Setiawan.

Hingga saat ini kasus tersebut masih dalam penanganan pihak Satreskrim Polres Kota Tangerang, sementara itu belum ada keterangan resmi dari pihak terkait.(ayi/gor)