Imigrasi Bandara Soetta Deportasi WNA Asal Taiwan Dan Arab

Imigrasi Bandara Soetta Deportasi WNA Asal Taiwan Dan Arab, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Imigrasi Bandara Soetta Deportasi WNA Asal Taiwan Dan Arab, Berita139

WNA asal Taiwan dan Arab Dideportasi oleh petugas Imigrasi Bandara Soetta (Sherly/TRUSTKOTA.com)
WNA asal Taiwan dan Arab Dideportasi oleh petugas Imigrasi Bandara Soetta (Sherly/TRUSTKOTA.com)

TRUSTKOTA TANGERANG- Dua lelaki warga negara asing (WNA) yang berinisial ANR asal Saudi Arabia dan LCK asal Taiwan diamankan jajaran Imigrasi Kelas I Khusus Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Enang Supriyadi Syamsi mengatakan, hal tersebut dilakukan setelah kedua WNA telah menjadi DPO (Daftar Pencarian Orang) dengan melebihi batas waktu untuk berada di Indonesia.

ANR sendiri diamankan oleh pihak imigrasi dikawasan Pramuka, Jakarta. Diketahui, pria Arab ini telah tinggal lebih dari satu tahun di Indonesia bersama sang kekasih diwilayah Bogor, Jawa Barat.

“Jadi, untuk ANR ini dia telah menjadi DPO (Daftar Pencarian Orang) imigrasi Bogor lantaran melebihi batas waktu. Akhirnya, pihak Bogor berkoordinasi dengan kami yang juga dibantu kepolisian untuk dapat menangkapnya. WNA ini sempat bersembunyi, namun kami berhasil amankan dan beruntung ia koorperatif,” terangnya, Kamis, (9/11/2017).

Ia pun nyatanya, merupakan WNA yang tak memiliki pekerjaan di Indonesia dan hanya bergantung pada kekasihnya diwilayah Bogor.

Sementara itu, untuk LCK diketahui, ia merupakan WNA asal Taiwan yang merupakan DPO dari negara asalnya setelah memiliki masalah internal di negaranya tersebut.

“Sama halnya seperti WNA Arab, LCK ini juga memiliki masalah internal di negara dan berkoordinasi dengan kami pula untuk melakukan penangkapan. Akhirnya, kami pun berhasil menangkap pria Taiwan ini saat mendarat di Bandara Soetta usai dari Istanbul, Turki,” ungkap Enang.

LCK sendiri diketahui telah tiga tahun berada di Indonesia. Pada saat di Indonesia, ia hanya berkeliling mejajaki wilayah wilayah yang ada di Indonesia tanpa memiliki kediaman yang tetap.

Atas perbuatan kedua WNA dengan melanggar pasal 78 ayat 3 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Tindakan Administratif Keimigrasian dengan sanksi berupa Deportasi dan Penangkalan. (ayi/red)

www.trustkota.com
www.trustkota.com