HMZ Tinjau Sejumlah Pasar di Kota Tangerang

HMZ Tinjau Sejumlah Pasar di Kota Tangerang, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, HMZ Tinjau Sejumlah Pasar di Kota Tangerang, Berita588

HMZ Tinjau Sejumlah Pasar di Kota Tangerang, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, HMZ Tinjau Sejumlah Pasar di Kota Tangerang, 588, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, HMZ Tinjau Sejumlah Pasar di Kota Tangerang

Dr. HM. Harry Mulya Zein (HMZ). Sekda Kota Tangerang
Dr. HM. Harry Mulya Zein (HMZ). Sekda Kota Tangerang

TRUSTKOTACOM – Seiring dengan melonjaknya harga Sembilan Bahan Pokok (Sembakok) menjelang kenaikan bahan bakar minyak (BBM) dan bulan Ramadhan, Sekda  Kota Tangerang, Harry Mulya Zein yang di dampingi oleh Anggota DPRD Kota Tangerang, Iskandar Zulkarnaen, kemarin melakukan pemantauan di sejumlah Pasar di Kota Tangerang. Diantaranya Pasar Malabar, Pasar Anyar, Pasar Bengkok dan Pasar  Poris Indah, Kota Tangerang.

“Kami turun ke lapangan untuk mengetahui sejauh mana kenaikan harga sembakok di Kota Tangerang,” kata Harry Mulya Zein yang akrab di sapa HMZ, Selasa (18/06/2013).

Menurutnya, dengan kenaikan harga sembakok tersebut, tentu dapat  meresahkan masyarakat, terutama kaum ibu yang tiap hari menyediakan pangan bagi keluarganya. “Kita memang tidak bisa membendung kenaikan sembakok ini, karena kenaikan tersebut datang dari suplayer lantaran  di dasari oleh rencana kenaikan BBM dan menghadapi bulan Rhomadan,” kata HMZ yang jebolan Universitas Indonesia.

HMZ menambahkan, Pemerintah Kota Tangerang, bersama aparat lain, seperti DPRD dan kepolisian akan terus memantau perkembangan kenaikan sembakok tersebut, sehingga bila kenaikan itu tidak terkendali, bisa ditangani dengan cepat untuk melakukan tindakan kongkrit yang dapat meringankan beban masyarakat.

“Untuk saat ini kenaikannya masih dalam tahap normal, sehingga belum diperlukan operasi pasar. Namun yang perlu di waspadai, adalah adanya pedagang nakal yang menimbun barang dagangan untuk kepentingan pribadi. “Kalau masyarakat menemui indikasi seperti ini, segera lapor kepada aparat terdekat, supaya dapat segera di tindak lanjuti,” pungkasnya.

Berdasarkan data yang diperoleh di beberapa pasar itu, sejak satu minggu yang lalu, harga daging mengalami kenaikan dari Rp 70 ribu menjadi Rp 100 ribu/ kg. Ayam  potong dari Rp 16 ribu menjadi Rp 22 ribu/kg. cabe merah keriting dari Rp 30 ribu menjadi. Rp 35.000/kg. kemarin masih Rp 30.000/kg. Bawang merah dari Rp 28 ribu menjadi Rp 30.000/kg,  wortel dari Rp 12 ribu menjadi Rp 14.000/kg, kentang dari Rp 2.000 menjadi Rp 10.000/kg. (ges)