HMZ Setuju Dengan Jokowi Soal Lelang Jabatan

HMZ Setuju Dengan Jokowi Soal Lelang Jabatan, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, HMZ Setuju Dengan Jokowi Soal Lelang Jabatan, Berita983

HMZ Setuju Dengan Jokowi Soal Lelang Jabatan, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, HMZ Setuju Dengan Jokowi Soal Lelang Jabatan, 983, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, HMZ Setuju Dengan Jokowi Soal Lelang Jabatan

knpi-hmz

TRUSTKOTACOM – Calon Walikota Tangerang Harry Mulya Zein (HMZ), dengan tegas menyatakan setuju dengan langkah Gubernur Jakarta Joko Widodo (Jokowi), menerapkan lelang jabatan PNS di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Menurut HMZ yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, ia akan melakukan hal yang sama jika dirinya terpilih menjadi walikota di Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada Kota Tangerang 31 Agustus 2013, mendatang.

“Lelang jabatan yang diterapkan pak Gubernur Jokowi langkah yang tepat untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur pemerintah. Struktur pemerintah harus sesuai kompetensinya,” kata HMZ,  saat diskusi publik DPD KNPI Kota Tangerang, dalam tema “Menyoal Netralitas Peran PNS pada Pemilukada” di TangCity, Selasa (30/4), malam.

Lanjut HMZ, ia yakin dengan langkah yang dilakukan oleh Jokowi dapat meningkatkan kompetensi PNS.

“Saya yakin sekali, apa yang dilakukan Jokowi (Lelang Jabatan) itu sangat bagus untuk meningkatkan kompetensi PNS. Jika Allah mengizinkan saya menjadi walikota saya akan melakukan lelang jabatan seperti yang dilakukan pak Jokowi,” kata HMZ.

HMZ menambahkan, saat ini banyak PNS yang potensinya lebih, namun tidak terakomodir kemampuanyanya lantaran dalam sistem penetapan jabatan lebih mengedepankan kedekatan dengan penguasa.

“Sebagai Sekretaris Daerah, saya tahu betul siapa pegawai yang punya kemampuan terbaik. Saya ingin PNS terbaik, yang nanti memimpin daerah ini,” tegas HMZ yang langsung disambut tepuk tangan puluhan peserta audensi.

Terkait dengan loyalitas PNS kepada pimpinan, dan gamanya mereka untuk netral dalam Pilwakot Tangerang nanti, pria jebolan Uni versitas Indonesia (UI) ini, mengatakan akan memberikan kebebasan pada pilihan politiknya. Hanya saja, dia berpesan agar PNS diam dan tidak melakukan gerakan masif dengan menggunakan jabatannya untuk memenangkan seseorang dalam Pilwakot nanti.

“PNS punya pilihan politis, tapi harus taat pada aturan ke-PNS-an, dan harus netral. Saya akan lihat PNS mana yang coba bermain politik dengan tujuan mendapatkan tempat startagis dalam jabatan. Sebab, dengan rencana meniru Jokowi, saya akan sangat profesional dalam menentukan jabatan di pemerintahan kelak, dan bukan kerena kedekatan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Kota Tangerang yang juga hadir dalam diskusi tersebut mengatakan, Panwaslu akan bekerja profesional sesuai fungsinya.

“Dalam menjalankan fungsinya, Panwaslu meminta dukungan seluruh masyarakat Kota Tangerang,” papar Takhono.

Terkait pertanyaan peserta kepada Panwaslu yang mengatakan bahwa Panwaslu kurang berani dalam menindak pelanggar Pemilukada, Takhono mengatakan itu tidak benar.

“Kita akan bersikap profesional. Di Pemilihan Gubernur Banten 2010 lalu kita menindaklanjuti pelanggaran yang dilakukan oleh pak Arif R. Wisamansyah Wakil Walikota Tangerang dan salah satu lurah,” jawab Takhno atas pertanyaan peserta audensi.

Untuk pengawasan PNS yang terlibat dalam politik praktis di Pemilukada Kota Tangerang, Takhno kembali meminta kerjasama seluruh masyarakat Kota Tangerang.

“Benar seperti apa yang dikatakan pak HMZ, masyarakat Kota Tangerang sudah cerdas dalam menghadapi pesta demokrasi,” ungkap Takhono. (DA)