Herman Sadik : Mengatasi Daging Sapi Langka, ‘Anytime’ Bulog Siap Sediakan Stock Daging

Herman Sadik : Mengatasi Daging Sapi Langka, ‘Anytime’ Bulog Siap Sediakan Stock Daging, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Herman Sadik : Mengatasi Daging Sapi Langka, ‘Anytime’ Bulog Siap Sediakan Stock Daging, Berita423

Herman Sadik : Mengatasi Daging Sapi Langka, ‘Anytime’ Bulog Siap Sediakan Stock Daging, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Herman Sadik : Mengatasi Daging Sapi Langka, ‘Anytime’ Bulog Siap Sediakan Stock Daging, 423, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Herman Sadik : Mengatasi Daging Sapi Langka, ‘Anytime’ Bulog Siap Sediakan Stock Daging

Kepala Bulog Sub Divre Lebak- Pandeglang Herman Sadik
Kepala Bulog Sub Divre Lebak- Pandeglang Herman Sadik

LEBAK,TRUSTKOTA- Kepala Bulog Sub Divre Lebak – Pandeglang , Herman Sadik mengatakan kapanpun bulog siap menyediakan stock daging dalam jumlah besar, selama sudah ada koordinasi dari pemerintah Kabupaten. Hal ini bertujuan untuk mengatasi kelangkaan sekaligus kenaikan harga daging yang tengah melanda berbagai daerah Di Indonesia, Khususnya Kabupaten Lebak.

“Untuk pengadaan daging , kami selalu siap kapanpun dan berapapun jumlahnya selagi ada koordinasi dari Pemerintah setempat,”katanya, Di Kantor Bulog Sub Divre Lebak – Pandeglang, Selasa (11/08/2015).

Menurut Herman, Bulog pada prinsipnya siap melakukan Operasi Pasar (OP) kapanpun apabila Pemkab membutuhkan.

“Selama berkordinasi dengan baik dan tidak secara spontanitas, bulog selalu siap menyediakan stock daging, dengan harga pada operasi pasar kisaran Rp. 90 ribu /kg,”paparnya.

Sementara Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Lebak, Orok Sukmana mengatakan, pihaknya telah berkordinasi dengan jajaran pemerintah daerah untuk mengatasi aksi mogok yang dilakukan sejumlag penjual daging sapi Di Pasar Rangkasbitung akibat mahal dan langkanya daging sapi saat ini.

“Sebenarnya konsumen di Kabupaten Lebak ini mayoritas mengkonsumsi daging kerbau, untuk daging sapi hanya sebagian orang saja,”paparnya.

Menurut Orok, dengan adanya aksi mogok yang dilakukan penjual daging sapi di Pasar Rangkasbitung, akan membuat masyarakat yang awalnya mengkonsumsi daging sapi beralih kepada daging kerbau yang secara otomatis akan melambungkan harga daging kerbau itu sendiri.

“Saat ini harga daging kerbau sudah mencapai Rp. 130 ribu /kg , karena masyarakat tidak ada pilihan daging lain, untuk saat ini mungkin tidak akan ada operasi pasar untuk daging sapi karena mayoritas masyarakat di Lebak mengkonsumsi daging kerbau,”ujarnya.

Untuk itu, kata Orok, pihaknya berharap aksi mogok yang dilakukan penjual daging sapi segera dihentikan.

“Khawatir harga daging kerbau terus meningkat karena masyarakat tidak ada pilihan lain,”pungkasnya. (Riz)