Hasil Pemilukada Kota Tangerang Bakal Berujung di MK

Hasil Pemilukada Kota Tangerang Bakal Berujung di MK, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Hasil Pemilukada Kota Tangerang Bakal Berujung di MK, Berita794

Hasil Pemilukada Kota Tangerang Bakal Berujung di MK, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Hasil Pemilukada Kota Tangerang Bakal Berujung di MK, 794, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Hasil Pemilukada Kota Tangerang Bakal Berujung di MK

Hasil rekapitulasi Pemilukada Kota Tangerang, saat di tandatangani, di pleno KPU Banten.
Hasil rekapitulasi Pemilukada Kota Tangerang, saat di tandatangani, di pleno KPU Banten.

TRUSTKOTACOM – Hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kota Tangerang, yang telah diumumkan dalam pleno KPU Provinsi Banten, di Hotel Olive, Jalan Imam bonjol, Karawaci, Jum’at (06/09/2013) siang, nampaknya akan berujung ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Pasalnya, Hozbeni Gonjala, saksi pasangan Abdul Syukur-Hilmi Fuad mengatakan, pihaknya akan mengajukan gugatan ke MK.

“Setelah rapat pleno ini, tentunya kita akan menggugat hasil Pemilukada ini ke MK,” kata Hozbeni Gonjala, kepada wartawan usai rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara tersebut.

Menurutnya, gugatan tersebut sudah didasari oleh banyaknya pelanggaran aturan yang terjadi sepanjang proses pelaksanaan Pemilukada Kota Tangerang.

“Kita tidak mau menandatangani berita acara rapat pelno rekapitulasi suara ini, karena kami nilai proses pelaksanaan Pemilukadanya sendiri sudah banyak pelanggaran,” terangnya

Terpisah, hal sama dikatakan Direktur Lembaga kebijakan Publik (LKP), Ibnu Jandi yang menyatakan bahwasanya hasil Pemilukada Kota Tangerang tersebut, bisa di lanjutkan ke dalam ranah Mahkamah konstitusi.

“Ada proses yang patut diduga cacat hukum, Diduga Melanggar UU No 32 Th 2004 Jo UU No 12 Th 2008, serta diduga melanggar PP No 6 th 2005 Jo PP No 49 Tahun 2008 dan Diduga Melanggar Peraturan KPU No 9 Th 2012,” paparnya.

Jandi menambahkan, proses Pemilukada Kota Tangerang, semakin amburadul, pasca lahirnya putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), dimana terlihat dengan mata telanjang adanya keputusan yang blunder.

“Apakah keputusan DKPP dalam proses Pemilukada kota tangerang 2013 sudah memenuhi rasa keadilan, dan keadilan untuk siapakah,” kata Ibnu Jandi setengah bertanya.

Sementara, Ketua KPU Provinsi Banten Agus Supriyatna mengaku, pihaknya siap menghadapi gugatan-gugatan dari pihak manapun.

“Kalau pun ada pasangan calon yang akan menggugat hasil ini, itu sudah menjadi hak mereka. Yang jelas kami siap menghadapi gugatan itu,” pungkasnya.

Seperti diketahui, hasil rapat pleno KPU Provinsi Banten di Hotel Olive, Karawaci, Kota Tangerang, Jumat (06/09/2013) memutuskan pasangan Arief Wismansyah-Sachrudin sebagai pemenang Pemilukada Kota Tangerang, dengan perolehan suara 340.810 suara, mengungguli 4 kandidat lainnya. (ges)