Harry Mulya Zein (HMZ) Dukung Putusan DKPP

Harry Mulya Zein (HMZ) Dukung Putusan DKPP, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Harry Mulya Zein (HMZ) Dukung Putusan DKPP, Berita504

Harry Mulya Zein (HMZ) Dukung Putusan DKPP, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Harry Mulya Zein (HMZ) Dukung Putusan DKPP, 504, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Harry Mulya Zein (HMZ) Dukung Putusan DKPP

Dr. HM. Harry Mulya Zein MSi
Dr. HM. Harry Mulya Zein MSi

TRUSTKOTACOM -  Calon Walikota Tangerang, Harry Mulya Zein menyambut baik putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang meloloskan dua pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang yang sempat digagalkan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Tangerang. Kedua pasangan itu, yakni Ahmad Marju Kodri-Gatot Suprijanto serta Arief R Wismansyah-Sachrudin.

“Sebagai warga negara yang taat hukum, kita harus menghormati putusan DKPP. Persaingan meraih pemilih dalam Pilkada, bisa kita tunjukkan dengan cara sportif dan jujur. Ini semua kan demi mewujudkan Tangerang yang bagus,” ujar mantan Sekda Kota Tangerang itu kepada pers di kediamannya, (5/8/2013).

Dia menampik isu yang menyebutkan dirinya keberatan dengan putusan DKPP. “Saya bersama pasangan saya, Iskandar bukan pihak yang berpolemik. Keputusan (DKPP) tidak berpengaruh pada pencalonan kami berdua kok. Malah kami senang, karena kian kompetitif persaingan bakal melahirkan pemimpin kreatif,” tuturnya.

Seperti diketahui, dalam sidang lanjutan pelanggaran kode etik KPU Kota Tangerang, DKPP mengabulkan seluruh pengaduan para pengadu. DKPP juga memutuskan mengembalikan hak atas Ahmad Marju Kodri-Gatot serta Arief R Wismansyah-Sachrudin untuk maju menjadi calon walikota dan wakil walikota.

“DKPP memerintahkan kepada KPU Provinsi Banten untuk memulihkan dan mengembalikan hak konstitusional bakal pasangan calon Arief Wismansyah-Sachrudin dan Ahmad Marju Kodri-Gatot Suprijanto,” ujar Hakim Ketua Jimly Asshiddiqie yang juga Ketua DKPP dalam amar putusannya di Jakarta, Selasa (6/8/2013).

DKPP juga menjatuhkan sanksi berupa pemberhentian sementara kepada para anggota KPU Tangerang sebagai teradu sampai adanya penetapan calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang 2013-2018. Komisioner KPU Tangerang yang dikenakan sanski adalah Syafril Elain selaku Teradu I, Munadi selaku Teradu II, Adang Suyitno selaku III dan Edy S Hafas, Teradu IV.

Putusan DKPP ini buntut dari laporan pasangan Ahmad Marju-Gatot Supriyanto dan pasangan Arif-Sachrudin yang dinyatakan tidak lolos oleh KPU Tangerang menjadi paslon Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwalkot) Tangerang 2013. Pasangan Ahmad Marju-Gatot Supriyanto tidak lolos karena dinilai tidak memenuhi syarat oleh KPU.

Sementara pasangan Arif-Sachrudin dinyatakan gagal oleh KPU Tangerang karena pasangan ini dinilai tidak menyertakan surat keterangan pemberhentian dari atasan langsung Sachrudin, yaitu Walikota Tangerang.

Pemungutan suara calon pemilihan kepala daerah Kota Tangerang akan berlangsung pada 31 Agustus 2013. Adapun kampanye dilaksanakan pada 14 Agustus-27 Agustus. Belum diperoleh konfirmasi dari Ketua KPU Banten, apakah putusan DKPP akan berpengaruh terhadap jadwal pilkada. Sejauh ini tiga pasangan sudah mendapatkan nomor urut. (dik)

HipnoGasm 250 x 250

Berita Terkait