Hari Anti Korupsi, Zaki Ajak Tingkatkan Pencegahan di Kabupaten Tangerang

Hari Anti Korupsi, Zaki Ajak Tingkatkan Pencegahan di Kabupaten Tangerang, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Hari Anti Korupsi, Zaki Ajak Tingkatkan Pencegahan di Kabupaten Tangerang, Berita734

Bupati Zaki saat mengikuti acara Peringatan Hari Korupsi Sedunia di Gedung KPK.
Bupati Zaki saat mengikuti acara Peringatan Hari Korupsi Sedunia di Gedung KPK.

TRUST JAKARTA – Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar mengajak semua pihak khususnya untuk terus meningkatkan pencegahan terhadap korupsi di Kabupaten Tangerang

Seperti kita ketahui bersama, Kabupaten Tangerang merupakan wilayah yang pencapaian pencegahan korupsinya cukup tinggi.

“Mudah-mudahan ke depan terus dilakukan peningkatan dari upaya upaya pencegahan korupsi di Kabupaten Tangerang bisa dilakukan dengan cepat masif tentunya atas bimbingan dari bagian korsupgah KPK,” kata Zaki disela-sela peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia), yang di gelar di Gedung KPK, Senin (9/12/2019).

Menurut Zaki, Kabupaten Tangerang mendapatkan apresiasi yang sangat tinggi dari KPK untuk upaya-upaya pencegahan korupsi di Kabupaten Tangerang.

“Upaya-upaya pencegahan di Kabupaten Tangerang khususnya akan kita terus tingkatkan,” katanya.

Acara ini, dibuka langsung oleh Wapres KH. Maruf Amin, serta dihadiri oleh beberapa petinggi negara dan menteri kabinet dan hampir seluruh Gubernur, Bupati/Walikota turur hadir dalam acara yang bertema ‘Bersama Melawan Korupsi, Mewujudkan Indonesia maju’ itu.

Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, perjalanan KPK untuk memberantas korupsi di Indonesia belum selesai, perlu ada sinergi dan kerjasama dengan berbagai pihak.

“Pada dasarnya peringatan hari ini mengingatkan kita bahwa perjalanan kita membarantas korupsi belum selesai. Oleh karena itu kita perlu bekerjasama untuk memberantas korupsi,” ujar Agus Raharjo.

Tambah Agus, dalam perjalanannya secara perlahan indeks korupsi di Indonesia membaik. KPK akan terus berusaha untuk mempertahankan tren tersebut .

“Dalam perjalanan kami alhamdulillah walaupun pelan indeks korupsi kita membaik, terakhir nilainya 38. Kita berharap tren itu bisa kita pertahankan,” ujarnya. (her/dik)