Harga Daging Sapi di Kota Tangerang Naik Hingga 35 Persen

Harga Daging Sapi di Kota Tangerang Naik Hingga 35 Persen, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Harga Daging Sapi di Kota Tangerang Naik Hingga 35 Persen, Berita889

Harga Daging Sapi di Kota Tangerang Naik Hingga 35 Persen, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Harga Daging Sapi di Kota Tangerang Naik Hingga 35 Persen, 889, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Harga Daging Sapi di Kota Tangerang Naik Hingga 35 Persen

Salah satu pedagang daging sapi di Pasar Anyer, Kota Tangerang
Salah satu pedagang daging sapi di Pasar Anyer, Kota Tangerang

TRUSTKOTACOM – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan serta rencana pemerintah menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di pertengahan bulan Juni mendatang, harga daging sapi di pasar tradisional Kota Tangerang, mulai merangkak naik hingga 35 persen.

Seperti yang dirasakan sejumlah pedagang daging sapi di pasar Anyer Kota Tangerang, harga daging yang sebelumnya hanya berkisar 60 sampai 70 ribu per-kilogram, kini sudah mencapai 90 ribu per-kilogramnya.

“Resah sekali, karena dengan neningkatnya harga daging sapi akan berdampak pada menurunnya omset penjualan,” kata Fahrul Rozi (35) seorang pedang daging sapi di Pasar Anyer, Kota Tangerang, Kamis (13/06/2013).

Menurutnya, selain menjelang datangnya bulan puasa dan kenaikan BBM pertengahan Juni mendatang, pihaknya menilai ada permainan yang dilakukan pengusaha-pengusaha besar daging sapi, untuk mencari keuntungan.

“Saya rasa ini juga ada permainan pengusaha daging sapi, yang seenaknya menaikan harga karena memanfaatkan situasi rencana kenaikan BBM,” tegasnya.

Sementara, Wiwik (30) seorang pembeli daging sapi mengatakan, keberatan dan berharap pemerintah segera mengambil kebijakan yang berpihak pada rakyat, dengan kenaikan harga tersebut. “Saya sangat keberatan, kalau harga daging terus melambung tinggi. Jadi saya harap pemerintah segera mengatasinya,” katanya. (ges)