Hapus Angka Putus Sekolah, Zaki Segera Bagikan 4.000 Kartu Pintar

Hapus Angka Putus Sekolah, Zaki Segera Bagikan 4.000 Kartu Pintar, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Hapus Angka Putus Sekolah, Zaki Segera Bagikan 4.000 Kartu Pintar, Berita609

Hapus Angka Putus Sekolah, Zaki Segera Bagikan 4.000 Kartu Pintar, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Hapus Angka Putus Sekolah, Zaki Segera Bagikan 4.000 Kartu Pintar, 609, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Hapus Angka Putus Sekolah, Zaki Segera Bagikan 4.000 Kartu Pintar

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar.
Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar.

TRUSTKOTACOM TANGERANG – Tak mau ada pelajar yang putus sekolah di Kabupaten Tangerang, lantaran tak ada biaya, Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, akan segera meluncurkan Kartu Pintar. Kartu Pintar, kartu yang akan mengcover biaya sekolah bagi pelajar yang tak mampu di Kabupaten Tangerang.

Kartu Pintar, salah satu program dari 25 Program Unggulan yang dilahirkan oleh Zaki. Kartu Pintar diluncurkan sebagai salah satu solusi bagi pelajar tidak mampu agar tetap bisa mengenyam pendidikana ke jenjang Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN), Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN).

Berdasarkan keterangan yang didapat trustkota.com, untuk tahap awal pada pertengahan tahun ini, Kartu Pintar akan dibagikan sebanyak  4.000 Kartu Pintar. Berarti, 4.000 siswa yang akan mendapat Kartu Pintar, biaya pendidikannya akan ditangung oleh program ini. Kartu Pintar, sejenis kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) tersebut, akan dibebaskan dari segala biaya selama mereka sekolah.

Menurut Zaki, syarat untuk mendapatkan kartu pintar tersebut. Siswa harus duduk di sekolah yang bersangkutan dan harus melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari kelurahan atau desa dimana mereka tinggal.

“Kartu pintar ini juga dilengkapi PIN atau Password. Kartu ini, tidak bisa dipakai buat belanja, karena fungsinya adalah untuk mengkafer biaya
pendidikan siswa,” katanya.

Zaki menjelaskan, pertengahan tahun ini pihaknya akan menggelontorkan dana sebesar Rp 4.080. 000.000 dari APBD 2014, untuk mengcover biaya sekolah pelajar yang memiliki Kartu Pintar. Dalam satu tahun kedepan, para siswa tidak mampu akan dapat menikmati bantuan biaya pendidikan secara bertahap sebesar Rp 85.000/ bulan per siswa.

“Penyaluran dana melalui kartu berbentuk ATM itu akan dilakukan secara periodik, yaitu tiap tiga bulan sekali selama 12 bulan. Dengan demikian, para siswa tidak mampu tersebut mendapatkan bantuan selama satu tahun sebesar Rp 1.020.000 per siswa. Dinas Pendidikan selaku leading sektor program Kartu Pintar, saat ini tengah menggodok Petunjuk Pelaksanaan dan Petunjuk Teknis (Juklak/Juknis) atas program tersebut,” ujarnya.

Anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Fraksi PPP, Kurtubi SUUD, SH, mendukung penuh program Kartu Pintar yang digulirkan Bupati Zaki. Menurut Kurtubi, program tersebut sangat membantu masyarakat yang tidak mampu dalam mendapatkan pendidikan yang seharusnya.

“Sebagai wakil rakyat saya sangat mendukung program Kartu Pintar tersebut. Saya berharap Kartu Pintar terus digulirkan setiap tahunnya, hingga tak ada lagi pelajar yang tak bisa meneruskan sekolahnya karena alasan biaya,” ungkapnya.

Anggota DPRD Kabupaten Tangerang yang terpilih kembali di Pemili Legislatif 9 April lalu ke DPRD Provinsi Banten ini, memberikan apresiasi kepada Bupati Zaki yang telah melahirkan program-program untuk kepentingan masyarakat.

“Saya memberikan apresiasi kepada beliau, karena program-program kerjanya yang nyata bagi kepentingan masyarakat,” ungkap politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.

Dukungan terhadap program Kartu Pintar juga diungkapkan oleh Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang. Dewan pendidikan menilai, program Kartu Pintar, diyakini dapat membantu meringankan beban siswa miskin untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMAN, SMKN dan MAN.

“Porgram Kartu Pintar ini, sangat akan bermanfaat bagi pelajar yang tidak mampu. Saya mendukung penguliran program Kartu Pintar ini. Saat ini angka partisipasi SMA masih rendah ketimbang SMP. Makanya, dengan adanya kartu pintar ini setidaknya angka itu bisa terdongkrak,” ungkap Eny Suhaeni, Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang.

Masih menurutnya,pihaknya berharap kehadiran Kartu Pintar, mampu meningkatkan kualitas masyarakat dari yang tidak terdidik menjadi terdidik. Sehingga, Kabupaten Tangerang Gemilang yang di cita-citakan dapat terwujud dengan baik dan tidak hanya sekedar slogan semata.

“Jika, implementasinya sukses, bukan tidak mungkin daerah kita bisa menyaingi DKI Jakarta dan masuk standar akreditasi nasional. Saya memberikan apresiasi kepada pak bupati dengan program-programnya,” ungkapnya. (dik)