Hanura Dukung HMZ-Iskandar, KPU Banten Dinilai Lecehkan MK

Hanura Dukung HMZ-Iskandar, KPU Banten Dinilai Lecehkan MK, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Hanura Dukung HMZ-Iskandar, KPU Banten Dinilai Lecehkan MK, Berita639

Hanura Dukung HMZ-Iskandar, KPU Banten Dinilai Lecehkan MK, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Hanura Dukung HMZ-Iskandar, KPU Banten Dinilai Lecehkan MK, 639, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Hanura Dukung HMZ-Iskandar, KPU Banten Dinilai Lecehkan MK

Gedung MK
Gedung MK

TRUSTKOTACOM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten, dinilai telah melecehkan Mahkamah Konstitusi (MK), karena tidak bekerja secara profesional dalam melaksanakan isi putusan sela MK, terkait sengketa Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kota Tangerang.

Hal tersebut dikatakan Gayuh Arya Hardika, selaku kuasa hukum pasangan Harry Mulya Zein (HMZ)-Iskandar Zulkarnaen, salah satu kontestan Pemilukada Kota Tangerang, usai mengikuti sidang lanjutan sengketa Pemilukada Kota Tangerang di MK, Senin (11/11/2013).

“Fakta persidangan hari ini menunjukkan, bahwa Partai Hanura yang diwakili unsur DPC, DPD dan DPP menegaskan mendukung HMZ di Pemilukada Kota Tangerang,” kata Gayuh, kepada wartawan.

Menurutnya, selain itu, dirinya juga menilai bahwa Pemilukada Kota Tangerang, diduga telah cacat hukum, sejak adanya putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

“Alasan kami mengajukan gugatan ke MK juga karena memandang proses Pemilukada cacat hukum sejak adanya putusan DKPP,” tegasnya.

Gayuh menambahkan, pihaknya berharap agar MK segera memutus sengketa Pemilukada Kota Tangerang dengan Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan mendiskualifikasi kontestan yang Tidak Memenuhi Persyaratan (TMP).

Terpisah, Sekretaris DPC Partai Hanura, Arief Fadilah menegaskan,  pihaknya tetap mendukung sepenuhnya pasangan HMZ-Iskandar. Dan hal itu bisa diperkuat dengan surat rekomendasi DPP Partai Hanura yang keluar pada 18 Juni 2013, bahwa partai tersebut dengan resmi mengusung pasangan HMZ-Iskandar.

“Karenanya saya bingung ketika KPU Provinsi Banten mengatakan bahwa partai Hanura mengusung pasangan AMK-Gatot. Padahal kami belum di verifikasi secara faktual,” tukasnya.

Seperti diketahui, pada sidang MK sebelumnya, KPU Provinsi Banten dalam verifikasinya menyatakan bahwa  administrasi dukungan Parpol Hanura kepada pasangan Harry Mulya Zein (HMZ)-Iskandar dinyatakan Tidak Memenuhi Persyaratan (TMP). (ges/cm)