Hadapi ISIS, Polres Metro Siagakan Intelejen

Hadapi ISIS, Polres Metro Siagakan Intelejen, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Hadapi ISIS, Polres Metro Siagakan Intelejen, Berita937

Hadapi ISIS, Polres Metro Siagakan Intelejen, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Hadapi ISIS, Polres Metro Siagakan Intelejen, 937, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Hadapi ISIS, Polres Metro Siagakan Intelejen

Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol, Riad
(Foto : Ages Trustkota).
Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol, Riad (Foto : Ages Trustkota).

TANGERANG TRUSTKOTA – Polres Metro Tangerang siagakan intelijen hadapi keberadaan ISIS di Kota Tangerang. Satu persatu lokasi yang diduga jadi penyebaran faham yang dinyatakan melanggar hukum ini, di inventarisir untuk dilakukan pemetaan terkait persiapan tindakan yang dilakukan.

“Intelijen pasti ada. Tapi terpenting bagaimana merangkul masyarakat untuk memastikan faham (ISIS) ini tidak meracuni masyarakat,” ujar Kombes Riad, Kapolres Metro Tangerang.

Masih menurutnya, penyisiran beberapa titik yang dikhawatirkan jadi embrio ISIS di Kota Tangerang sudah dilakukan. Salah satunya rajia gabungan yang dilakukan di LP Dewasa, Kota Tangerang, beberapa wktu lalu.

Dari kawasan itu, ditemukan belasan atribut ISIS. Atribut itu sendiri ditemukan di blok khusus para terpidana kasus terorisme. Riad menambahkan, dari hasil rajia di Lapas Dewasa, akan dilakukan tindakan untuk memastikan faham mereka tidak meluas kepada narapidana lainnya.

“Pengembangan juga akan dilakukan guna pemetaan terkait asal kepemilikan atribut-atribut ISIS yang ditemukan di dalam sel para terpidana kasus terorisme,” terang Riad.

Kepala Lapas Dewasa Kota Tangerang Dedi Handoko mengatakan, hasil sidak di dalam Lapas ditemukan ada beberapa atribut berkaitan dengan pergerakan ISIS. Dua orang pun diduga menjadi motor dari pergerakan tersebut di dalam Lapas.

Pasalnya, atribut ISIS tersebut didapat dari sel yang dihuni dua orang yang merupakan terpidana kasus terorisme tersebut.

“Koordinasi dengan pihak kepolisian sudah dilakukan. Pemeriksaan ulang kepada kedua tahanan itu dilakukan terkait dengan pergerakan ISIS di dalam Lapas,” terangnya.(Ky)