Habisi Juragan Durian, Mantan Anggota Satpol PP Kota Tangerang Dituntut 12 Tahun

Habisi Juragan Durian, Mantan Anggota Satpol PP Kota Tangerang Dituntut 12 Tahun, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Habisi Juragan Durian, Mantan Anggota Satpol PP Kota Tangerang Dituntut 12 Tahun, Berita238

Habisi Juragan Durian, Mantan Anggota Satpol PP Kota Tangerang Dituntut 12 Tahun, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Habisi Juragan Durian, Mantan Anggota Satpol PP Kota Tangerang Dituntut 12 Tahun, 238, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Habisi Juragan Durian, Mantan Anggota Satpol PP Kota Tangerang Dituntut 12 Tahun

TrustKota.com
TrustKota.com

TRUST TANGERANG – Suyono alias James, mantan Anggota Satpol PP Kota Tangerang, dituntut 12 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Kejari Tigaraksa dalam sidang tuntutan kasus pembunuhan terhadap Suherman, seorang juragan buah Duren, di Pengadilan (PN) Tangerang, Kamis (03/09/2015).

Sebelum sidang digelar majlis hakim, keluarga korban sempat mengamuk saat melihat terdakwa turun dari mobil tahanan untuk dibawa ke ruangan sidang.

Keluarga sempat memaki-maki bahkan ada yang sempat ingin memukul terdakwa. Beruntung, petugas kepolisian dari Polres Metro Tangerang berhasil mengamankan terdakwa.

Dalam tuntutannya, JPU menjerat terdakwa dengan pasal 338 Tentang Pembunuhan. Dalam tuntutanya, terdakwa telah terbukti membunuh korban. Dalam sidang yang diketuai Majlis Hakim, Labora Sitorius terungkap bahwa motif pembubuhan yang dilakukan terdakwa karena cemburu terhadap korban.

“Ya kita kenakan pasal 338 terhadap terdakwa dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” kata Fajaar, JPU dalam sidang tersebut.

Toni Sastra, kuasa hukum korban menyangkan JPU hanya menjerat pasal 338 terhadap terdakwa. ” Seharusnya pelaku juga dijerat dengan pasal 340 tentang pembunuhan berencana,” ujar Toni.

Menurut Toni, aksi yang dilakukan pelaku jelas telah direncanakan. Karena, kata Toni, sebelum menghabisi korban dengan kejam pelaku dan saksi yang merupakan pemandu karaoke telah merencanakanya.

dan dengan sengaja pelaku bersama saksi yang merupakan pemandu karaoke

Korban dihabisi setelah mengantarkan pemandu karaoke dikawasan Pamulang Tangerang pada Mei 2015 lalu. Belakangan diketahui, pemandu karaoke tersebut adalah kekasih pelaku. (Dd/Red