GMNI : Jangan Lupakan Insiden ‘Bolos Massal’ DPRD Tangerang

GMNI : Jangan Lupakan Insiden ‘Bolos Massal’ DPRD Tangerang, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, GMNI : Jangan Lupakan Insiden ‘Bolos Massal’ DPRD Tangerang, Berita295

GMNI : Jangan Lupakan Insiden ‘Bolos Massal’ DPRD Tangerang, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, GMNI : Jangan Lupakan Insiden ‘Bolos Massal’ DPRD Tangerang, 295, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, GMNI : Jangan Lupakan Insiden ‘Bolos Massal’ DPRD Tangerang

Silmi M Dhinar, Ketua GMNI Kabupaten Tangerang/TRUSTKOTA
Silmi M Dhinar, Ketua GMNI Kabupaten Tangerang/TRUSTKOTA

TRUSTKOTA TANGERANG- Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Tangerang meminta masyarakat untuk tidak melupakan insiden batalnya Paripurna gara-gara anggota DPRD Kabupaten Tangerang tidak kuorum.

“Kalau Soekarno mengatakan Jangan Pernah Melupakan Sejarah (Jasmerah). Kami imbau masyarakat untuk tidak melupakan insiden bolos massal DPRD Kabupaten Tangerang,” ujar Silmi M Dhinar, Ketua GMNI Cabang Kabupaten Tangerang kepada trustkota.com, Rabu (20/2/2019).

Lanjut Dinar, pihaknya mengecam keras malasnya anggota DPRD Kabupaten Tangerang saat rapat paripurna.

“Padahal rapat paripurna itu juga bagian dari kewajiban mereka. Tapi malah Kunker yang hanya jadi primadona,” tegasnya.

Mahasiswa yang akrab disapa Bule ini juga menegaskan, tingkah sejumlah anggota DPRD Kabupaten Tangerang tidak bisa ditolerir. Terlebih ada 7 Ketua Fraksi yang tak datang.

“Bagaimana mau gagah menyampaikan aspirasi rakyat. Toh saat rapat urusan rakyat mereka bolos,” tukasnya.

Kata Bule, GMNI mendesak 7 Ketua Fraksi dan sejumlah anggota yang tidak hadir mendapat sanksi yang tegas dari Badan Kehormatan Dewan (BKD) DPRD Kabupaten Tangerang.

“Lebih menggelikan pasca bolos massal, mereka malah kompak Kunker ke Bali,” pungkas Bule yang juga mengatakan akan mengirim ‘keranda mayat’ ke DPRD simbol matinya hati nurani anggota dewan.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Tangerang Kunker ke Bali selama tiga haru pasca pembatalan rapat paripurna lantaran tidak kuorum. (joe/red)