Giliran Himata Mengecam ‘Bolos Massal’ Anggota DPRD Tangerang

Giliran Himata Mengecam ‘Bolos Massal’ Anggota DPRD Tangerang, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Giliran Himata Mengecam ‘Bolos Massal’ Anggota DPRD Tangerang, Berita446

Giliran Himata Mengecam ‘Bolos Massal’ Anggota DPRD Tangerang, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Giliran Himata Mengecam ‘Bolos Massal’ Anggota DPRD Tangerang, 446, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Giliran Himata Mengecam ‘Bolos Massal’ Anggota DPRD Tangerang

FH

TRUSTKOTA¬† TANGERANG– Himpunan Mahasiswa Tangerang (Himata) mengecam keras atas ‘bolos massal’ sejumlah anggota DPRD Kabupaten Tangerang yang berakibat gagalnya paripurna.

“Anggota DPRD Kabupaten Tangerang rajinnya jangan cuma saat saat Kunker (Kunjungan Kerja) ke luar kota saja Tapi, saat rapat malas,” tegas Seno, Sekjen Forum Himata kepada trustkota.com, Rabu (13/2/2019).

Menurut Seno, tingkah laku anggota DPRD Kabupaten Tangerang tidak bisa ditolelir. Lantaran fasilitas mereka dibayar dari uang rakyat.

“Mungkin motivasi menjadi anggota dewan buat menikmati fasilitas saja. Bisa kunker dan makan gaji buta,” tudingnya.

Kata Seno, Himata memandang,  rapat paripurna tentang validasi jumlah penduduk Kabupaten Tangerang itu sangatlah penting. Agar masyarakat mengetahui secara rill jumlah penduduk.

“Ketua Pansus dan anggotanya harus bertanggung jawab atas tertundanya rapat paripurna. Harus di audit,” tukasnya.

Seno mendesak agar Badan Kehormatan DPRD (BKD) memberikan sanksi tegas dan efek jera kepada semua anggota DPRD yang malas. “Kami mendukung BKD Kabupaten Tangerang untuk tegas. Ketua BKD harus berani,” tukasnya.

Lebih lanjut, Seno menjelaskan, dalam waktu dekat Forum Himata akan menggelar aksi demontrasi di gedung DPRD Kabupaten Tangerang.

Sebelumnya diberitakan, Rapat Paripurna DPRD gagal lantaran tidak kuorum. Selain itu, 7 Ketua Fraksi dari 9 Fraksi di DPRD Kabupaten Tangerang juga tak tampak. (joe)