Generasi Muda Dinilai Tak Paham Makna Pancaila‎

Generasi Muda Dinilai Tak Paham Makna Pancaila‎, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Generasi Muda Dinilai Tak Paham Makna Pancaila‎, Berita940

Generasi Muda Dinilai Tak Paham Makna Pancaila‎, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Generasi Muda Dinilai Tak Paham Makna Pancaila‎, 940, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Generasi Muda Dinilai Tak Paham Makna Pancaila‎

Sejumlah peserta ketika mengikuti seminar kebangsaan di gedung sugri. Senin (31/08/2015).
Sejumlah peserta ketika mengikuti seminar kebangsaan di gedung sugri. Senin (31/08/2015).

LEBAK,TRUSTKOTA- Pakar hukum Kabupaten Lebak Koswara Purwasasmita menilai generasi muda di Kabupaten Lebak saat ini dinilai cacat atau mulai kehilangan makna tentang arti dari pancasila yang merupakan dasar Negara Republik Indonesia.

“Masyarakat di Lebak ini mayoritas kurang paham dengan isi pancasila, fungsi pancasila saja sudah mulai ada yang kurang paham, bahkan lebih parahnya ada saja masyarakat yang mengaku sebagai warga Negara Indonesia tidak mengetahui tidak tau seluruh isinya,” papar Koswara yang juga sebagai Narasumber pada seminar kebangsaan, di Gedung Sugri Kabupaten Lebak, Senin (31/08/2015).

Sebenarnya , Kata Koswara, kegiatan seperti ini harus dikembangkan bahkan disetiap sekolah juga harus ada materi tentang pancasila ini, guna mengembalikan generasi muda yang paham tentang arti penting pancasila.

“Bagaimana Kabupaten Lebak bisa maju, jika generasi mudanya saja sudah mulai kehilangan arti penting pancasila,” katanya.

Sementara, Ferry Hermawan panitia pelaksana sekaligus Ketua Ikatan Mahasiswa Lebak (IMALA) mengatakan seminar ini diadakan oleh IMALA bertujuan agar generasi muda di Lebak ini paham tentang falsafah pancasila.

“Tujuannya untuk membangkitkan pemuda di Kabupaten Lebak agar pancasila sebagai falsafah bangsa , sebab kebanyakan saat ini pancasila hanya dijadikan sebagai pajangan saja,” kata Ferry.

Seminar yang bertemakan membangun generasi muda akan arti pentingnya pantat sia sebagai palsafah bangsa ini, kata Ferry diikuti oleh 100 orang peserta yang terdiri dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) , Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dan siswa.

“Untuk narasumbernya ada dari Kodim 0603 Lebak dan pakar Hukum Kabupaten Lebak,” pungkasnya. (Riz)

HipnoGasm 250 x 250

Berita Terkait