Gara-Gara Uang Rp 50 Ribu, Tukang Parkir Tewas Bersimbah Darah

Gara-Gara Uang Rp 50 Ribu, Tukang Parkir Tewas Bersimbah Darah, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Gara-Gara Uang Rp 50 Ribu, Tukang Parkir Tewas Bersimbah Darah, Berita118

Gara-Gara Uang Rp 50 Ribu, Tukang Parkir Tewas Bersimbah Darah, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Gara-Gara Uang Rp 50 Ribu, Tukang Parkir Tewas Bersimbah Darah, 118, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Gara-Gara Uang Rp 50 Ribu, Tukang Parkir Tewas Bersimbah Darah

Ilustrasi
Ilustrasi

TRUSTKOTACOM KARAWACI  – Kesal, karena penghasilannya hilang sebesar Rp 50 ribu, Aris (27), nekat membunuh Dadang Setiawan (35), warga Kampung Tugu, RT 1/13, Kelurahan Bugel, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.  Dadang dan Aris berprofesi sebagai tukang parkir di Jalan M. Toha, Kelurahan Bugel, Karwaci, Kota Tangerang.

Sembilan hari setelah membunuh Dadang, Aris berhasil dibekuk petugas Polsek Karawaci, ditempat persembunyiannya. Kepada polisi, Aris mengakui kalau dirinya sakit hati lantaran lahan parkirya direbut. Hal itu menyebabkan penghasilannya menurun. Aris juga mengakui kalau dirinya masih memiliki hubungan saudara dengan korban.

“Biasanya penghasilan saya sehari Rp 70 ribu. Tapi karena dia ngambil lahan saya, menurun jadi Rp 10 ribu. Kadang dia suka bohong, kalau dapat uang bilangnya tidak dapat,” katanya.

Dadang sendiri tewas karena perutnya ditikam pisau oleh Aris pada Rabu (14/05/2014), Malam. Saat itu, Aris yang kesal penghasilannya berkurang langsung menghampiri dadang. Sempat adu jotos antara keduanya saat itu. Aksi perkelahian bak di film action terhenti setelah pisau yang dibawa Aris menancap di perut Dadang. Dadang tewas kehabisan darah saat dibawa ke rumah sakit.

Kapolsek Karawaci Kompol Jonny Panjaitan mengatakan, benar motif pembunuhan karena sakit hati lahan parkir tersangka direbut korban.  “Aris sudah lama menjadi tukang parkir di pinggir Jalan M Toha, sementara Dadang baru tiga bulan. Dadang kerap menarik uang parkir di tempat Aris, sehingga menyebabkan penghasilannya menurun,” katanya, Kamis (22/05/2014).

Menurutnya, setelah membunuh korban, tersangka langsung melarikan diri. Tersangka sendiri ditangkap di tepat persembunyiannya di wilayah Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu (17/05/2014) lalu.

“Tersangka dijerat pasal 351 ayat 3 tentang penganiayaan hingga menyebabkan korban tewas dengan ancaman hukuan 7 tahun penjara,” papar Kapolsek. (Qy)