“Gara-Gara Razia”, Angkot Cimone-Tigaraksa Ogah Narik Penumpanga

“Gara-Gara Razia”, Angkot Cimone-Tigaraksa Ogah Narik Penumpanga, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, “Gara-Gara Razia”, Angkot Cimone-Tigaraksa Ogah Narik Penumpanga, Berita551

“Gara-Gara Razia”, Angkot Cimone-Tigaraksa Ogah Narik Penumpanga, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, “Gara-Gara Razia”, Angkot Cimone-Tigaraksa Ogah Narik Penumpanga, 551, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, “Gara-Gara Razia”, Angkot Cimone-Tigaraksa Ogah Narik Penumpanga

Angkot terlihat parkir menunggu razia usai (Sherly/TRUSTKOTA.com)
Angkot terlihat parkir menunggu razia usai (Sherly/TRUSTKOTA.com)

TRUSTKOTA TANGERANG– Puluhan angkutan umum jurusan Cimone-Tigaraksa mangkir narik. ┬áHal itu lantaran “kapok” dirazia.

Sopir angkot memilih memarkirkan kendaraannya di Jalan Raya Pemda Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Menunggu waktu tepat untuk narik tumpangan.

Soleh, salah seorang supir angkutan umum mengatakan, dirinya dan rekannya sengaja memarkir mobil angkutan karena takut diburu razia oleh aparat Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Perhubungan.

“Kami bukannya mogok. Tapi nariknya nanti sorean aja karena ada razia. Kemarin aja diperiksa masalah SIM dan KIR. Kan Sopir angkot di sini sopir tembak semua. Jadi mendingan nanti dulu nariknya,” ubgkap Saleh, Rabu, (1/11/2017).

Adanya aksi sopir angkot yang enggak menarik tumpagan mendapat keluhan Putri, salah salah satu warga yang hendak naik angkutan Jurusan Cimone-Balaraja.

“Harusnya sopir mengurus surat administrasi berkendara. Bukannya malah gak mau beroperasi. Kalau kayak gini, susah juga kan penumpangnya. Kalau pindah ke angkutan online, nanti malah demo lagi,” ketusnya. (ayi/red)