Gara-Gara Musik Box, Bos Pengamen Aniaya ABG‎

Gara-Gara Musik Box, Bos Pengamen Aniaya ABG‎, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Gara-Gara Musik Box, Bos Pengamen Aniaya ABG‎, Berita379

Gara-Gara Musik Box, Bos Pengamen Aniaya ABG‎, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Gara-Gara Musik Box, Bos Pengamen Aniaya ABG‎, 379, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Gara-Gara Musik Box, Bos Pengamen Aniaya ABG‎

Rizal Hidayat Korban Penganiayaan
Rizal Hidayat Korban Penganiayaan

LEBAK,TRUSTKOTA-  Gara-gara alat musik box (musik gendong), Anak Baru Gede (ABG) bernama Rizal Hidayat (12) warga kampung Ancol, Desa Narimbang Mulya, Kecamatan Rangkasbitung,dianiya Cecep (42) yang tak lain pemilik dari musik box tersebut. Selain dianiya korban juga sempat disekap dirumah kost-kostan pelaku selama sekitar tujuh jam dari pukul 11,00 hingga 18.00 Wib.

Berdasarkan Informai yang didapat, penganiayaan itu terjadi bermula dari Korban Rizal  meminjam boks musik untuk digunakan mengamen ,dan bok musik tersebut di pinjam kembali oleh temannya. Namun, boks musik tersebut tidak langsung dikembalikan oleh temannya itu, yang akhirnya pelaku (Cecep) mempertanyakan bok musik tersebut dan meminta korban untuk mengembalikannya. Pada saat itu korban sama sekali tidak di berikan kesempatan  untuk menjelaskan dimana bok musiknya.

”Saat itu saya langsung dipukul dibagian kepala dan mata saya dilumuri balsem dan ia pun mengancam akan membakar saya, ” Ujar Rizal di Rangkasbitung, Minggu (5/7)

Anehnya kata Rizal saat dirinya itu dianiaya tak ada satupun temanya. Yang berusaha menolongnya. Bahkan sebaliknya temannya ikut memaki dan memukulnya.Lantaran, mereka tak lain anak buah Cecep (pelaku) yang sehari- harinya berpropesi sebagai pengamen bok musik.

“ Saat itu saya meminta tolong kepada mereka namun bukan pertolongan yang saya dapat, tapi mereka menertawakan dan memukul saya, saya pun terus menerus meminta tolong agar terdengar oleh warga ,” Katanya.

Sementara itu, koordinator divisi perlindungan dan rehabilitasi P2TPA Banten mengatakan,‎
pihaknya mengaku telah melaporkan kepada pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Rangkasbitung guna ditindak lanjuti agar diusut tuntas. Pasalnya, kata Aan ini merupakan kekerasan pada anak dibawah umur.

“ Penganiayaan dilakukan Jum,at (3/7) lalu. Dan saya berharap pelaku yang tak lain adalah bos si korban yang sehari harinya sebagai pengamen di wilayah Rangkasbitung untuk segera ditangkap dan diadili sesuai perbuatannya,” Kata Aan. (Riz)

HipnoGasm 250 x 250

Berita Terkait