Gadis Ini Nyaris Jadi Korban Penipuan Modus Dokumen Tercecer

Gadis Ini Nyaris Jadi Korban Penipuan Modus Dokumen Tercecer, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Gadis Ini Nyaris Jadi Korban Penipuan Modus Dokumen Tercecer, Berita622

Gadis Ini Nyaris Jadi Korban Penipuan Modus Dokumen Tercecer, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Gadis Ini Nyaris Jadi Korban Penipuan Modus Dokumen Tercecer, 622, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Gadis Ini Nyaris Jadi Korban Penipuan Modus Dokumen Tercecer

Nurul Aulia Eka Putri, Mahasiswi Unpam- Trustkota.com
Nurul Aulia Eka Putri, Mahasiswi Unpam- Trustkota.com

TRUSTKOTA TANGERANG- Modus penipuan dengan berbagai cara kerap terjadi. Seperti yang nyaris dialami gadis ini. Ia hampir tertipu saat menemukan surat berharga yang tercecer.

“Saya hampir saja mau menelepon pemilik surat berharga yang tertera di salah satu dokumen tercecer yang ditemukan,” ujar Nurul Aulia Eka Putri (21) kepada Trustkota.com, Sabtu (10/10/2015).

Ungkap Nurul, ia menemukan dokumen berharga milik seseorang tercecer di Desa Pasangrahan, Kecamatan Soleaer, Kabupaten Tangerang tepatnya tidak jauh dari kediamannya.

“Dokumen yang ditemukan itu berupa cek senilai Rp4,5 miliar, surat SIUP, surat tanah dari BPN Kantor Pertanahan Kabupaten Bontang, Kaltim. Surat berharga lainnya tertulis Disperindag Bontang,” ungkap pengurus DPD KNPI Kabupaten Tangerang ini.

Selain itu, di salah satu dokumen tersebut juga ditemukan nama pemilik surat berharga lengkap dengan nomor telepon dam foto pemiliknya. “Pemiliknya bernama Suwandi,” tuturnya.

Melihat surat berharga itu, Awalnya Nurul hendak menelepon nomor HP yang tertera di dokumen. Namun, karena merasa curiga dirinya urung dan kemudian browsing internet. “Benar dugaan saya, ini modus penipuan, beritanya marak terjadi di wilayah Kalimantan. Jadi saya urung untuk menelepon” tandas Mahasiswi Unpam ini.

Terpisah, Kapolsek Cisoka AKP Sumaedi mengatakan, modus penipuan memang terjadi dengan beragam cara, seperti modus dokumen tercecer. “Saya harap, warga tetap waspada dan jangan mudah percaya terhadap hal-hal yang belum pasti. Jika menemukan sesuatu yang mencurigakan. Segera lapor ke pihak berwajib,” pungkasnya. (dra/joe)