FAKRAB Minta Petani Jangan Diekploitasi

FAKRAB Minta Petani Jangan Diekploitasi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, FAKRAB Minta Petani Jangan Diekploitasi, Berita777

FAKRAB Minta Petani Jangan Diekploitasi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, FAKRAB Minta Petani Jangan Diekploitasi, 777, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, FAKRAB Minta Petani Jangan Diekploitasi

FAKRAB Minta Petani disejahterakan.
FAKRAB Minta Petani disejahterakan.

TRUSTKOTACOM-Forum Aktivis Mahasiswa Rakyat Banten (FAKRAB) mendesak penjarakan oknum  yang diduga melakukan penyelewengan anggaran untuk pertanian dan perbaiki mutu hidup petani,Selasa 24/09/2013).

FAKRAB  juga meminta petani jangan diekploitasi. Sebab menurut FAKRAB, selama ini petani selalu menjadi korban eksploitasi pembangunan dan politik. Bahkan petani  tak pernah disejahterahkan. Otonomi daerah yang diharapkan menjadi momentum perbaikan kualitas hidup petani, sampai kini tak jua membuahkan hasil.

Di Banten dan khususnya Lebak,  petani hanya selalu menjadi komoditas politik oleh para elit politik. Ketika moment Pilkada atau pemilu, para petani dicari, lalu dijanjikan kesejahteraan.

“Tapi  usai pilkada atau pemilu mereka tak dihiraukan lagi. Mereka dibiarkan menderita berkepanjangan. Kami sangat setuju jika aparat penegak hukum untuk memproses setiap oknum pejabat atau siapa saja yang dengan sengaja mengekpolitasi petani hanya untuk kepentingan atau menguntungkan kelompok atau pribadinya saja ,” Ujar korlap Aksi Edi Nurjaman dalam rangka hari tani nasional di distan Kabupaten Lebak, kemarin.

Karena itu, kata Edi Nurjaman, pihaknya sangat prihatin dengan kondisi petani saat ini, kesejahteraan yang selama ini dijanjikan , hingga saat ini tak kunjung tiba dan dirasakan mereka.

“Kami menilai ternyata ,  petani senantiasa hanya menjadi instrumen pencitraan politik pemerintahan. Bahkan pemerintah selalu berteriak bahwa daerah ini mengalami kemajuan dalam pertanian, tetapi alokasi anggaran pembangunan untuk pertanian tidak seimbang.  Ini sangat ironis,” katanya.

Lanjut di, Petani, tak pernah dihiraukan,mereka selalu dieksploitasi. bantuan bantuan pertanian hanya diberikan kepada orang orang tertentu yang mengatasnamakan petani. “faktanya petani  petani justru tidak mendapatkan bantuan ,” imbuhnya.

Hal senada dikatakan Yana Musalev ketua FAKRAB. Menurut dia,
Semua itu adalah cara-cara dan praktek nyata eksploitasi petani. Oleh karena itu, sambung Yana , pihaknya  meminta pemerintah untuk menghentikan eksploitasi petani.

“Kami meminta pemerintah untuk bertindak nyata dalam peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup petani ,” katanya. (yar)