Faizal : Banjir Salah Satunya Akibat Pelanggaran Ruang Terbuka Hijau

Faizal : Banjir Salah Satunya Akibat Pelanggaran Ruang Terbuka Hijau, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Faizal : Banjir Salah Satunya Akibat Pelanggaran Ruang Terbuka Hijau, Berita118

Faizal : Banjir Salah Satunya Akibat Pelanggaran Ruang Terbuka Hijau, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Faizal : Banjir Salah Satunya Akibat Pelanggaran Ruang Terbuka Hijau, 118, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Faizal : Banjir Salah Satunya Akibat Pelanggaran Ruang Terbuka Hijau

Muhamad Faizal, Caleg DPD Provinsi Banten dari Partai Golkar.
Muhamad Faizal, Caleg DPD Provinsi Banten dari Partai Golkar.

TRUSTKOTACOM-Bencana banjir yang terus melanda beberapa wilayah di Kabupaten dan Kota Tangerang, mengundang prihatin Muhamad Faizal, Calon Anggota (Caleg), DPRD Provinsi Banten. Menurut Caleg dari Partai Golkar ini, bencana banjir saat ini harus menjadi pelajaran yang berarti bagi pemerintah agar persoalan banjir ini tidak terus menghantui warga.

“Persoalan banjir, salah satunya ada pelanggaran tetang Ruang Terbuka Hijau (RTH). Sudah saatnya, pemerintah kabupaten atau kota, konsisten mematahui RTH dan mengefektifkan danau-danau dan sungai yang ada sebagai penampung air jika musim hujan tiba. Selain itu, soal sepadan sungai juga harus menjadi perhatian benar-benar guna menjaga stabilitas sungai sebagai penampung air,” kata Muhamad Faizal, Jumat (17/01/2014).

Ia meyakini, bencana banjir kedepan dapat teratasi jika ada keseriusan pemerintah mengenai hal-hal tersebut. Karena tidak bisa dipungkiri, kata Faizal, semangat pembangunan yang tinggi saat ini, tidak memperhatikan lingkungan alias mengorbankan lingkungan. Untuk itu, semangat pembangunan harus diimbangi dengan semangat menjaga dan melestarikan lingkungan.

Bagaimana air tidak meluap ke pemukiman warga, lahan yang seharusnya menjadi lahan resapan air hilang, karena semangat pembangunan, pelanggaran akan RTH, pembangunan di sepadan sungai dan tidak adanya kepedulian sungai untuk menjaga kelestariannya,” ungkap Faizal.

Faizal berharap, kedepan hal-hal tersebut menjadi perhatian pemerintah dan DPRD agar kedepan bencana banjir tidak terjadi lagi dan bencana banjir di sejumlah wilayah termasuk di Ibu Kota DKI Jakarta menjadi pengalaman. (kew)