Empat Pengedar Shabu di Kabupaten Lebak Ditangkap

Empat Pengedar Shabu di Kabupaten Lebak Ditangkap, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Empat Pengedar Shabu di Kabupaten Lebak Ditangkap, Berita577

Empat Pengedar Shabu di Kabupaten Lebak Ditangkap, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Empat Pengedar Shabu di Kabupaten Lebak Ditangkap, 577, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Empat Pengedar Shabu di Kabupaten Lebak Ditangkap

IMG_20150113_130211

LEBAK, TRUSTKOTA – Satuan Narkoba Polres Lebak berhasil Membekuk 4 (empat) Tersangka Pengedar dan Pemakai Narkoba Gol I Jenis Shabu seberat 8,4 Kg yang Ditaksir sekitar Rp.10.000.000.

Dari Ke-empat tersangka , dua orang sebagai Pengedar dan sisanya sebagai pemakai, ke empat tersangka yakni SS, DI , RH dan AM.

“Penangkapan ini berawal dari informasi warga yang kemudian langsung kita lakukan penyelidikan,” kata Kasat Narkoba Polres Lebak, AKP Gogo Galesung kepada wartawan, Selasa (13/1/2015).

Lanjut Gogo, penangkapan seluruh pelaku, berawal dari tertangkapnya tersangka DI pada 8 Januari di rumahnya. Dari DI petugas mendapati 2 bungkus plastik bening berisi Narkotika jenis Shabu 0,3 gram yang disimpan dalam bungkus rokok.

Dari pengembangan yang dilakukan terhadap DI, di hari yang sama, petugas kemudian menangkap SS.

Satuan Narkoba Polres Lebak berhasil mengamankan Barang bukti Narkotika jenis Shabu , 2 Alat Hisap Shabu (BONG) , dan 1 Alat Timbangan Elektrik dari Tersangka SS yang berhasil Dibekuk Di Tempat Kediamannya Kp.Pasit Tariti , Kel. Rangkasbitung Barat Kecamatan Rangkasbitung Kabupaten Lebak Pukul 22.00 WIB.

“Barang-barang ini bisa kita sinyalir pelaku SS juga merupakan pengedar,” ucapnya.

Sementara, Shabu juga berhasil diamankan dari pelaku lainnya yakni RH dan AM. Dari kedua pelaku, petugas berhasil mengamankan 0,38 gram yang di simpan di dalam bungkus rokok, 6 bong, 8 plastik berisi klip plastik bening, 8 korek api gas, 17 sedotan.

“Pelaku kita kenakan pasal 112 ayat 1, pasal 114 ayat 2 atau pasal 127 ayat 1 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman minimal 5 tahun maksimal seumur hidup,” tegasnya. (RIZ)