Empat Bocah SD di Cileles Jadi Korban Pencabulan

Empat Bocah SD di Cileles Jadi Korban Pencabulan, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Empat Bocah SD di Cileles Jadi Korban Pencabulan, Berita926

Empat Bocah SD di Cileles Jadi Korban Pencabulan, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Empat Bocah SD di Cileles Jadi Korban Pencabulan, 926, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Empat Bocah SD di Cileles Jadi Korban Pencabulan

Ilustrasi
Ilustrasi

KABUPATEN LEBAK-Kasus pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur kembali terjadi di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Kali ini korbannya empat orang siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 02 Cikareo, Desa Parung Kujang, Kecamatan Cileles.

Pelaku pelecehan seksual terhadap ke empat siswa itu adalah Ade Irfan (28), warga Desa setempat, yang sehari-hari bekerja sebagai tenaga Operator Tata Usaha (TU) di tempat ke empat siswa itu bersekolah.

“Pelaku dilaporkan oleh keempat orang tua ¬†korban ke Mapolsek Cileles, pada Kamis (9/4/2015) kemarin sekira pukul 20:30 WIB,” ujar Kepala Unit (Kanit) Intel Polsek Cileles, Aiptu Agus Supriyadi, Sabtu (11/4/2015).

Menurutnya, kejadian pelecehan seksual terhadap ke empat anak dibawah umur itu, terjadi sekitar tiga bulan lalu. Saat itu, ke empat korban diajak ke ruang kelas 6 yang kebetulan pada saat itu sedang bebas. Diruangan tersebut pelaku meminta para korban untuk menaikan rok yang dipakai oleh ke empat korbannya. Kemudian, pelaku membuka celananya dan meminta para korban memegangi alat vital milik pelaku.

“Terhadap pelaku, kami sudah tetapkan sebagai tersangka, pasal yang dikenakan pasal 81 ayat 1 atau 82 ayat 2 Undang-Undang ¬†Perlindungan Anak nomor 23 tahun 2002 dengan ancaman hukuman kurungan penjara 15 tahun,” pungkas Aiptu Agus Supriyadi. (Riz/Dik)