Eksekusi Lahan PLN di Kabupaten Tangerang Sempat Diwarnai Ketegangan

Eksekusi Lahan PLN di Kabupaten Tangerang Sempat Diwarnai Ketegangan, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Eksekusi Lahan PLN di Kabupaten Tangerang Sempat Diwarnai Ketegangan, Berita713

IMG-20201118-WA0014

TRUST TANGERANG – Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Khusus Tangerang, mengeksekusi empat bidang tanah yang diproyeksikan untuk pembangunan tower Sutet 500 KV di wilayah Kabupaten Tangerang, Rabu (18/11/2020).

Saat proses eksekusi dengan pembacaan keputusan pengadilan, sempat ada ketegangan. Pihak PT Taman Talaga King, mengaku keberatan dengan adanya eksekusi lahan yang akan dibangun Tower Sutet 500 KV di 4 bidang lahan miliknya.

Sandi kuasa hukum PT Taman Talaga King mengatakan, pihaknya merasa keberatan karena pembangunan tower Sutet 500 KV ini, meleset dari rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kabupaten Tangerang.

“Yang menjadi keberatan kami mengapa jalur peruntukkan Sutet ini meleset. Jika mengacu pada Perpres nomor 60 tahun 2020 itu sudah ditentukan jalur yang harus dilewati untuk pembangunan Sutet 500 KV. Kenapa dia melenceng,” kata Sandi.

Menurut Sandi, dalam RTRW Kabupaten Tangerang, titik pembangunan Sutet di wilayah itu, seharusnya mengikuti jalur eksisting dengan beban listrik 150 KV.

“Rencana yang telah disusun PT PLN harus sesuai dengan RTRW Kabupaten Tangerang, dan disesuaikan juga dengan Perpres nomor 60 tahun 2020. Itu sudah ditentukan jalur-jalur yang harus dilalui semestinya dia menggunakan jalur existing yaitu jalur 150 KV dari Kembangan sampai Balaraja untuk Kabupaten Tangerang, untuk DKI Jakarta¬† dari Cikupa sampai Kembangan dalam perpres itu sudah ada,” jelasnya.

Lanjut Aandi, pihaknya akan melakukan upaya hukum dengan melayangkan gugatan di PN Jaksel dan PN Tangerang.

“Kami sedang malakukan upaya hukum tapi ini eksekusi tetap berjalan dan kami menolak,” jelasnya.

Sementara, Juru sita Pengadilan Negeri Kelas IA Khusus Tangerang, Burhanudin menegaskan, eksekusi 4 bidang lahan milik PT PLN tersebut, merupakan amanat pengadilan negeri Tangerang, setelah sejumlah tahapan dilalui.

“Semua tahapan sudah dilalui. Sebelumnya konsinasi penawaran, persidangan dan penitipan uang pembayaran lahan sudah selesai maka terakhir adalah eksekusi lahan. Ada 4 bidang,” kata Burhanudin.

Terkait adanya keberatan dari pihak PT Taman Talaga King, Burhanudin mempersilahkan untuk menempuh jalur hukum.

“Masalah gugatan silahkan lanjut. Kami hanya menjalankan amar putusan untuk mengeksekusi lahan tersebut,” pungkasnya. (cun/ang)

www.trustkota.com